DPD Tani Merdeka Kebumen Siap Demo Tandingan, Kawal Program Strategis Presiden Prabowo

Muhammad Hafied • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 03:30 WIB
PM-AAS: Presiden Prabowo Subianto berbincang dengan Mentan Amran Sulaiman di area sawah yang dikembangkan dengan teknologi budidaya padi pertanian modern model – advanced agriculture system di sela acara gelar teknologi pada puncak Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII 2026 di Gorontalo, Rabu (24/6/2026).(ISTIMEWA)
PM-AAS: Presiden Prabowo Subianto berbincang dengan Mentan Amran Sulaiman di area sawah yang dikembangkan dengan teknologi budidaya padi pertanian modern model – advanced agriculture system di sela acara gelar teknologi pada puncak Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII 2026 di Gorontalo, Rabu (24/6/2026).(ISTIMEWA)

 

KEBUMEN - DPD Tani Merdeka Kebumen memastikan diri sebagai garda terdepan dalam mengawal program strategis Presiden Prabowo Subianto. Berbagai langkah bakal ditempuh guna memastikan realisasi program prioritas presiden dapat berjalan sesuai tujuan.

Ketua DPD Tani Merdeka Kebumen Parjono menyatakan komitmen untuk menjadi bagian pengawal program presiden yang menyangkut sektor pertanian dan kepentingan hajat masyarakat luas.

Pihaknya juga telah menyiapkan langkah, salah satunya lewat gerakan pengerahan massa jika terdapat kelompok tertentu yang berupaya menggaggu program prioritas presiden.

Baca Juga: Upaya Dinkes DIY Pertahankan Prevalensi di Bawah 10 Persen, Bidik Pencegahan Stunting dari Hulu

"Kalau ada demo kontra, kami siap bikin demo pro. Buat aksi tandingan," jelasnya kepada Radar Jogja, Selasa (25/8).

Parjono menegaskan, demo tandingan dimaksud bukan sebatas kepentingan organisasi, tetapi sebagai bentuk penyampaian aspirasi sekaligus dukungan terhadap program presiden.

Dia memastikan, jika demo nantinya berlangsung, Tani Merdeka akan melaksanakan dengan memperhatikan pendekatan humanis tanpa aksi anarkis. "Kami sudah bikin gerakan, pas sidang paripurna Pak Presiden kami sudah turun 3.000 orang di Jakarta," katanya.

Baca Juga: Tiga Pekan di Indonesia, Pemain PSIM Marvin Loria Suka Kuliner Lokal tapi Kaget dengan Lalin Jogja

Parjono menyebut, Tani Merdeka berkepentingan mengawal program presiden dalam mewujudkan swasembada pangan. Program itu dinilai memiliki posisi penting dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

Di samping itu, program strategis lain yang perlu mendapat perhatian salah satunya Makan Bergizi Gratis (MBG). Program prioritas presiden ini dinilai perlu dikawal bersana karena berdampak positif terhadap kepentingan petani.

Sebelumnya, kata Parjono, DPD Tani Merdeka Kebumen telah berencana mengerahkan massa untuk bergerak ke Jakarta. Aksi tersebut dilakukan sebagai respon munculnya isu berkaitan dengan kelompok yang menolak program presiden.

Baca Juga: Dua Iklan Rokok di Jalan Protokol Disegel, Satpol PP Jogja: Ditutup sampai Konten Diturunkan 

Namun, setelah melalui banyak pertimbangan, rencana tersebut urung dilaksanakan. "Tanggal 27 besok kami tidak akan berangkat ke Jakarta. Tidak ada komando berangkat," jelasnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kebumen Saman menegaskan, DPRD sebagai lembaga representasi rakyat tentu akan mendukung program yang berkaitan dengan penguatan ekonomi masyarakat. Dia memastikan lembaga yang dipimpinnya ramah terhadap aksi unjuk rasa.

Berbagai kritik, saran dan masukan dinilai akan menjadi bahan evaluasi kinerja setiap lembaga. "Bagi kami, kritik dan dukungan memiliki kedudukan sama. Kami terima sebagai bagian yang perlu didengar dan diperhatikan," ungkapnya saat menerima aksi dari Aliansi Kebumen Bersatu. (fid)

Editor : Heru Pratomo
DPD Tani Merdeka demo tandingan Mbg kebumen Presiden Prabowo