KEBUMEN - Wakil Sekretaris DPP PDI Perjuangan Utut Adianto menilai tantangan partai politik (parpol) diprediksi akan semakin sulit. Dia menilai dinamika perpolitikan akan semakin dinamis, termasuk dengan munculnya partai baru yang akan ikut berkompetisi dalam kancah politik ke depan.
Penegasan tersebut disampaikan Utut saat menghadiri kegiatan konsolidasi kader PDI Perjuangan di Kebumen, Minggu (2/8). Politikus yang meraih status Grand Master (GM) catur itu mengingatkan seluruh kader di Kebumen agar tidak terlena.
Dia optimis PDI Perjuangan dapat melewati tantangan itu dengan modal sejarah panjang serta capaian yang telah diraih partai.
Baca Juga: Profil Stefan Askovski, Rekrutan Baru PSS Sleman yang Punya 40 Caps Bersama Timnas Makedonia Utara
"Pertarungan di 2029 pasti akan lebih sulit. Semua partai bersiap, ada beberapa partai baru, ada banyak tokoh baru," ucapnya saat kunjungan ke Desa Jembangan, Kecamatan Poncowarno, Minggu (2/8).
Menurut Ketua Komisi I DPR RI itu dinamika demokrasi yang berjalan harus disikapi secara bijak. Oleh karena itu, PDI Perjuangan akan mengambil langkah dengan memperkuat soliditas organisasi sekaligus memastikan seluruh struktur partai tetap bergerak hingga tingkat akar rumput.
"Harus bersiap dalam pemahaman positif. Seperti olahraga sudah lari kecil dari sekarang, pelatih dan sistem untuk siap menghadapi semua," ucapnya.
Baca Juga: Anyaman Bambu Sumberagung Kian Mendunia, Inovasi Produk Tembus Pasar Ekspor
Utut juga menggulirkan wacana pendidikan dan pelatihan (diklat) bagi kader PDI Perjuangan. Langkah ini dinilai penting guna menyiapkan kader yang kompeten dan berkualitas. Dengan begitu, tantangan partai ke depan akan dihadapi dengan penuh tanggungjawab.
Dia juga mengajak seluruh kader menjadikan setiap tantangan sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas kerja politik. "Kalau tidak diajarin, dikasih patokan dan fundamental nanti tidak kerja-kerja terukur," bebernya.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kebumen Saiful Hadi mengatakan, per hari ini pihaknya sedang memiliki hajat membentuk struktural pengurus hingga tingkat paling bawah. Semua dilakukan tidak lain dalam rangka menata barisan untuk menghadapi tantangan politik mendatang.
Dia menarget komposisi kepengurusan di seluruh desa hingga tingkat anak ranting bakal terbentuk dalam waktu dekat. "Secara maraton dilakukan musyawarah pengurus. Bergilir dari kecematan ke kecamatan lain," ujarnya.
Bagi Saiful, pendekatan secara ideologis menjadi kekuatan tersendiri bagi PDI Perjuangan. Di samping itu partainya juga selama ini dikenal partai 'Wong Cilik'. Identitas ini sebagai pintu masuk untuk selalu dekat dengan kalangan masyarakat bawah.
"Yang kami tekankan, berjuang semampunya untuk bermanfaat bagi yang lain," bebernya. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo