GUNUNGKIDUL - Komisi A DPRD Gunungkidul telah melakukan monitoring persiapan Pemilihan Lurah (Pilur) di sejumlah kalurahan guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan.
Pengawasan dilakukan sekaligus untuk menjaga kondusivitas masyarakat menjelang pelaksanaan Pilur serentak 2026.
Wakil Ketua Komisi A DPRD Gunungkidul Kuswarini mengatakan, monitoring dilakukan untuk mengetahui secara langsung kesiapan pelaksanaan Pilur di lapangan serta mengantisipasi berbagai potensi kendala yang dapat muncul selama tahapan berlangsung.
“Kami di Komisi A DPRD Gunungkidul sudah melakukan monitoring persiapan Pilur. Kami ingin memastikan seluruh tahapan persiapan Pilur. Kemarin kami monitoring di Kalurahan Jetis. Hasilnya berjalan sesuai aturan dan tetap menjaga kondusivitas masyarakat,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (14/5/2026).
Baca Juga: Kabar Bahagia! Puluhan Lansia Bantul Dapat Bantuan Khusus dari Kemensos
Dalam monitoring tersebut, kata dia, Komisi A juga mendorong panitia penyelenggara dan seluruh elemen masyarakat menjaga netralitas serta meningkatkan partisipasi warga dalam pesta demokrasi tingkat kalurahan tersebut.
Menurut Kuswarini, pelaksanaan Pilur harus mengedepankan semangat demokrasi yang sehat agar proses pemilihan berjalan aman dan menghasilkan pemimpin yang berkualitas.
“Dari hasil monitoring kami mendorong panitia dan masyarakat untuk menjaga netralitas, meningkatkan partisipasi warga, serta mengedepankan demokrasi yang sehat selama tahapan Pilur berlangsung,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara panitia pelaksana, pemerintah daerah dan instansi terkait sangat diperlukan untuk menciptakan pelaksanaan Pilur yang kondusif, demokratis dan berkualitas.
Di Kabupaten Gunungkidul, sambung dia, bakal menggelar pemilihan lurah secara serentak di 31 kalurahan yang tersebar di berbagai kapanewon. Tahapan awal dijadwalkan dimulai pada akhir Mei 2026 dengan agenda persiapan dan pembentukan panitia pelaksana.
“Sementara pemungutan suara dipastikan berlangsung pada September 2026,” tandasnya.
Sementara itu, Carik Jetis Subektiasih mengatakan, pemerintah kalurahan telah melakukan berbagai persiapan teknis maupun administrasi guna mendukung kelancaran pelaksanaan Pilur.
“Kami dari pihak kalurahan telah melakukan berbagai persiapan teknis dan administrasi untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Pilur,” katanya.
Menurut dia, monitoring dari DPRD menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh tahapan berjalan tertib, transparan dan sesuai regulasi yang berlaku.
Baca Juga: Momen Long Weekend, Malioboro Masih Lengang dan Hotel Belum Ramai: Ini Penyebabnya!
Ia menambahkan, pemerintah kalurahan terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak agar pelaksanaan Pilur berjalan lancar dan mampu menciptakan suasana yang aman serta harmonis di tengah masyarakat.
“Kami terus berupaya membangun komunikasi dan koordinasi dengan semua pihak agar pelaksanaan Pilur berjalan lancar serta mampu menciptakan suasana yang aman dan harmonis di masyarakat,” tutupnya. (bas)
Editor : Winda Atika Ira Puspita