Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gelar Muscab, Wahid Mulyadi Kembali Diusulkan Pimpin PPP Kebumen

Muhammad Hafied • Minggu, 3 Mei 2026 | 23:45 WIB
DPC PPP Kebumen menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) IX untuk menentukan kandidat calon ketua sekaligus struktur kepengurusan baru. (M Hafied/Radar Jogja)
DPC PPP Kebumen menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) IX untuk menentukan kandidat calon ketua sekaligus struktur kepengurusan baru. (M Hafied/Radar Jogja)

 

 

 

 

 

KEBUMEN - Nama Wahid Mulyadi muncul dalam perhelatan Musyawarah Cabang (Muscab) IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kebumen, Sabtu (2/5). Dia kembali dijagokan untuk tetap bertahan menjadi kandidat ketua PPP Kebumen periode berikutnya.

Agenda Muscab IX ini digelar bersamaan dengan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PPP Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Purbalingga. Momentum ini menjadi ajang bagi PPP untuk menentukan kandidat calon ketua DPC sekaligus kepengurusan atau strukural baru di tingkat kabupaten.

"Konsolidasi dan penataan organisasi bisa dipercepat dengan muscab bersama," jelas Wakil Ketua DPW PPP Yusuf Cahyono saat membuka muscab.

Baca Juga: Mapolda DIY Baru Segera Dibangun, Kapolri dan HB X Lakukan Peletakan Batu Pertama, Ini Konsep Yang Diusung

Yusuf mengatakan, mekanisme muscab dilakukan secara demokratis. Dalam prosesnya, tim formatur yang terdiri dari unsur pengurus di tingkat kecamatan hingga pusat mengambil peran lebih. Mereka bertugas menyusun komposisi ideal kepengurusan baru DPC.

Setelah rampung draft pengurus baru tersebut diusulkan ke DPP PPP untuk dibuatkan surat keputusan atau SK. "Maksimal 7 Mei ini sudah selesai. Sudah terbentuk susunan pengurus baru," terangnya.

Pada muscab tersebut Yusuf cukup mengapresiasi karena tanpa diwarnai konflik antar kader. Hal ini menurutnya menjadi bagian penting dalam membesarkan PPP ke depan.

Baca Juga: Stadion Maguwoharjo Akan Menjadi Venue Final Pegadaian Championship PSS Sleman vs Garudayaksa

Dia juga menegaskan proses muscab juga sebagai gerbang awal konsolidasi PPP secara berjenjang. DPW, kata dia, akan pro aktif mengevaluasi kinerja pengurus agar antar kader PPP semakin solid. "Harapan kami PPP ke depan dari pusat sampai kabupaten satu komando," ungkapnya.

Sementara itu, Wahid Mulyadi menyatakan, pelaksanan muscab menjadi peluang untuk menyamakan persepsi lintas kader. Kesempatan ini juga akan dimanfaatkan untuk menilai sekaligus mengevaluasi kinerja kepengurusan selama lima tahun terakhir.

 Setelah menerima SK pihaknya akan segera menggelar konsolidasi di tingkat kecamatan hingga desa sebagai bentuk persiapan menghadapi pemilu mendatang.

Baca Juga: BPBD DIY Ajukan Perpanjangan Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi Hingga 15 Mei

"Muscab ini forum resmi. Terus terang saya pribadi membuka kesempatan bagi kader lain, tapi tim formatur tetap mengusulkan saya," katanya.

Bagi Mulyadi, tantangan partai ke depan semakin kompleks, terutama dalam menghadapi hajat pemilihan umum. Terlebih, PPP sendiri pada pemilu lalu gagal lolos ambang batas parlemen. Kondisi ini memaksa partai berlambang Kakbah tersebut harus mengulangi verifikasi partai secara faktual.

"Tentu akan ada langkah strategis. Di depan mata kami harus persiapan verifikasi partai," kata Mulyadi yang juga anggota Komisi C DPRD Kebumen. (fid/pra)

Editor : Heru Pratomo
#wahid mulyadi #kebumen #PPP #Muscab #calon ketua umum