SLEMAN - Danang Maharsa resmi diamanahi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sleman. Penunjukan ini disebut sebagai momentum baru bagi partai banteng ini untuk penguatan struktur partai. Sekaligus komitmen dalam menjawab berbagai persoalan strategis yang tengah dihadapi masyarakat Sleman.
"Amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan kerja kolektif, soliditas tinggi, dan keberpihakan nyata kepada rakyat," terang Danang Senin (8/12).
Baca Juga: Pendapatan Negara DIY Tembus Rp 8,07 Triliun, Kanwil DJP DIY Sebut Sektor Pajak Masih Mendominasi
Dia menyebut, ada empat fokus utama yang akan menjadi prioritas DPC PDI Perjuangan Sleman ke depan. Pertama, pengentasan kemiskinan secara terukur dan berkelanjutan. Hal ini dilakukan dengan penguatan program pemberdayaan ekonomi, akses pendidikan, hingga penciptaan lapangan kerja agar masyarakat dapat keluar dari lingkar kemiskinan.
“Penanggulangan kemiskinan tidak cukup hanya dengan bantuan sosial. Harus ada strategi pemberdayaan yang benar-benar berdampak,” ujarnya.
Baca Juga: Usulan Pembangunan Hybrid Sea Wall Demak Diterima Badan Otorita Pantura
Wakil Bupati Sleman ini menyebut, sejak 2022 hingga sekarang telah merumuskan program Sleman Pintar bagi anak keluarga kurang mampu di Sleman. Menurutnya kedepan program tersebut akan digalakkan lagi serta didorong untuk memutus mata rantai kemiskinan di Sleman.
Program kedua adalah mencegah dan menanggulangi kerusakan lingkungan. Baginya, isu lingkungan menjadi perhatian serius. Terutama terkait tata ruang, sampah, dan mitigasi bencana. Danang menegaskan bahwa pembangunan di Sleman harus berbasis keberlanjutan.
Baca Juga: PSBS Biak Resmi Pecat Divaldo Alves, Rekrut Agus Sugeng sebagai Pelatih Baru
“Kita harus menjaga Sleman tetap hijau dan aman bagi generasi mendatang,” tegasnya.
Sementara untuk program ketiga adalah mengurangi ketimpangan sosial. Dia menyebut DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sleman akan memperkuat upaya pemerataan akses layanan kesehatan, pendidikan, dan fasilitas umum agar manfaat pembangunan dapat dirasakan merata. Menurutnya, keadilan sosial hanya terwujud jika seluruh warga memiliki kesempatan yang sama.
Fokus lainnya adalah menjaga dan memperkuat kesolidan antar-kader. Danang menilai penting untuk menyoroti pentingnya menjaga kekompakan internal partai. Ini adalah modal utama dalam menghadapi dinamika politik dan menjalankan agenda kerakyatan. Kader yang solid adalah fondasi kekuatan partai.
"Tanpa kebersamaan, perjuangan tidak akan maksimal. Karena itu, kita harus memperkuat komunikasi, menghindari friksi internal, dan saling menopang dalam setiap tugas,” tegasnya. (del)
Editor : Sevtia Eka Novarita