Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Usung Politik Narasi dan Isu, Partai Gelora DIY Optimistis Pecah Telur di Pemilu 2029

Iwan Nurwanto • Jumat, 21 November 2025 | 21:42 WIB

 

Suasana Sarasehan Gelora Istimewa untuk Indonesia yang diselenggarakan oleh Partai Gelora di Hotel Harper, Kamis (20/11/2025) malam. 
Suasana Sarasehan Gelora Istimewa untuk Indonesia yang diselenggarakan oleh Partai Gelora di Hotel Harper, Kamis (20/11/2025) malam. 

JOGJA - Partai Gelora menegaskan komitmennya untuk membangun tradisi politik baru. Salah satunya dengan mengusung model politik yang fokus terhadap narasi dan isu, serta meninggalkan politik transaksional.

Ketua Umum DPP Partai Gelora Anis Matta mengatakan, semangat tersebut untuk menciptakan dampak terhadap kehidupan masyarakat banyak. Bukan sekedar untuk merebut kursi kekuasaan.

Anis menegaskan, pendekatan kepada publik juga mulai dilakukan dengan menyebarkan kesadaran mengenai masalah global yang kompleks. Sebab banyak agenda strategis pemerintah yang terhambat karena kendala global.

"Kami perlu hadir dalam politik untuk memberikan kontribusi, mengantarkan Indonesia menjadi salah satu kekuatan utama," ujar Anis Matta dalam Sarasehan Gelora Istimewa untuk Indonesia yang diselenggarakan di Hotel Harper, Kamis (20/11/2025) malam.

Dia meyakini, bahwa politik ideologi sangat dibutuhkan oleh generasi muda saat ini. Apalagi, menurutnya saat ini mayoritas partai politik belum menawarkan konsep politik isu dan politik narasi yang diusung oleh Partai Gelora.

Anis pun menegaskan, lewat Sarasehan Gelora Istimewa untuk Indonesia yang diikuti oleh para kader di wilayah Jateng dan DIY juga untuk memperkuat komitmen tersebut. Lantaran kegiatannya berfokus dalam pendalaman ideologi dan narasi perjuangan partai.

“Kami yakin memiliki kesempatan dalam pemilu mendatang, meskipun partai masih menunggu finalisasi regulasi pemilu yang berkaitan dengan ambang batas parlemen,” tegasnya.

Sementara di tingkat daerah, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Gelora DIY Alfian Ramadhani menyampaikan, konsolidasi kepengurusan di tingkat DIY kini sudah mencapai 75 persen. Termasuk sudah menyasar hingga tingkat ranting.

Alfian menyatakan, lewat semangat tersebut pihaknya optimistis bisa pecah telur dan mendapatkan kursi di tingkat kabupaten/kota pada Pemilu 2029 mendatang.

“Rangkaian kegiatan pendalaman ideologi dan narasi juga rutin diadakan, sebagai bentuk konsolidasi rutin antara lima DPD kabupaten/kota DIY,” katanya. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Politik #transaksional #Partai Gelora #anis matta