RADAR JOGJA - Jenderal (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin kini menjadi sorotan publik usai resmi merangkap sejumlah posisi strategis sekaligus.
Selain menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan), Presiden Prabowo menunjuk Sjafrie sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) ad interim atau sementara.
Tidak berhenti di situ, Sjafrie juga memegang peran lain yang membuat dirinya disebut-sebut rangkap hingga empat jabatan.
Profil dan Perjalanan Karir Sjafrie Sjamsoeddin
Lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 30 Oktober 1952, Sjafrie Sjamsoeddin menempuh pendidikannya di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) dan lulus di tahun 1974, sebuah tonggak awal yang mengantarkannya ke dunia militer.
Awal kiprah militer Sjafrie tercatat ketika berada di Grup Komando Pasukan Khusus (Kopassus), ia menjabat sebagai Komandan Peleton (Danton) pada 1975 hingga 1977. Kemudian, pada 1977-1980 ia diamanati tugas sebagai Komandan Kompi (Danki) II Grup I Kopassus dan Perwira Intelijen di Grup I pada tahun 1980-1981.
Sjafrie juga pernah menjabat sebagai Komandan Grup A Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Presiden Soeharto, termasuk ketika kunjungan ke Bosnia Herzegovina pada tahun 1995.
Di tahun 2005, Sjafrie Sjamsoeddin dilantik sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) di Departemen Pertahanan, kemudian di tahun 2010, Sjafrie dipercaya sebagai Wakil Menteri Pertahanan yang kemudian pada 21 Oktober 2024, Sjafrie Sjamsoeddin dilantik sebagai Menteri Pertahanan Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta.
Rangkap Empat Jabatan Sekaligus di Pemerintahan
Rekam jejaknya yang panjang di dunia militer dan pertahanan membuat nama Sjafrie kerap dipercaya untuk menempati jabatan vital. Saat ini, tanggung jawab yang diembannya tidak hanya satu, melainkan rangkap sekaligus di sejumlah posisi penting.
1. Menteri Pertahanan (Menhan) di Kabinet Merah Putih. Resmi dilantik pada 21/10/2024
2. Ketua Harian Dewan Pertahanan Nasional (DPN). Resmi dilantik pada 16/12/2024 di kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto
3. Ketua Tim Pengarah Penertiban Kawasan Hutan yang memimpin Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan untuk lahan kelapa sawit.
4. Kini, Sjafrie Sjamsoeddin juga ditunjuk Presiden Prabowo untuk merangkap posisi Menko Polkam ad interim atau sementara menggantikan Budi Gunawan yang dicopot usai Reshuffle kedua pada Senin (8/92025).
Sehari setelah ditunjuk, Sjafrie Sjamsoeddin kemudian menggelar rapat perdana bersama pejabat utama Kemenko Polkam. Entry briefing digelar di Ruang Bima, Kantor Kemenko Polkam, pada Selasa (9/9/2025).
Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya dukungan dari jajaran pejabat utama untuk menjalankan koordinasi lintas kementerian dan lembaga.
Sjafrie mengungkapkan akan memperkuat peran para deputi sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
“Para deputi lah yang akan menjalankan tugasnya sehari-hari baik di dalam menjalankan tugas koordinasi dan juga menjalankan tugas sinkronisasi dengan kementerian dan lembaga yang mempunyai permasalahan-permasalahan yang bisa diselesaikan,” ujarnya, Selasa (9/9/2025).
Penulis: Ayu Andayani Saputri