KEBUMEN - Rencana pelantikan Lilis Nuryani dan Zaeni Miftah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kebumen terpilih dipastikan mundur. Sejauh ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen masih meninggu keputusan resmi dari pemerintah pusat terkait jadwal pasti agenda pelantikan.
Kabag Pemerintahan Setda Kebumen Wahyi Siswanti menyatakan siap menyikapi berbagai kemungkinan pelaksanaan pelantikan kepala daerah terpilih. Termasuk adanya penjadwalan ulang agenda pelantikan yang sedianya berlangsung pada 6 Februari 2025. "Kapan pun kami siap, toh juga sudah persiapan," jelasnya, Minggu (2/2).
Wahyu menegaskan, pemerintah daerah akan terus menjalin koordinasi dengan pemerintah provinsi untuk berbagai persiapan pelantikan. Ia juga memastikan seluruh proses akan berjalan sesuai regulasi dan ketentuan yang berlaku. "Info sementara seperti itu. Sudah rapat di Semarang, membahas itu (pengunduran jadwal pelantikan)," jelasnya.
Seperti diketahui, pada Jumat (31/1) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian telah mengumumkan pembatalan pelantikan kepala daerah terpilih pada 6 Februari 2025. Prosesi pelantikan urung digelar karena berbagai pertimbangan, utamanya menunggu hasil penyelesaian sengketa pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK).
Dalam dinamika tersebut pemerintah tetap akan menunggu terkait putusan sela atau dismissal perkara perselisihan Pilkada 2024. Adapun pelantikan diprediksi bakal berlangsung antara 18-20 Februari 2025. Pemerintah pusat dalam waktu dekat juga segera berkoordinasi lintas sektor guna membahas waktu yang tepat untuk pelantikan.
Sementara itu, Sekretaris DPRD Kebumen Munadi menyampaikan, pihaknya tidak mempersoalkan terkait dinamika penentuan tanggal pelantikan kepala daerah terpilih. Terkait pelantikan ini dari sisi lembaga legislatif telah turut serta membantu kelancaran secara administratif.
Nantinya di DPRD juga akan menggelar rapat paripurna istimewa. Sidang paripurna tersebut digelar dengan agenda serah terima jabatan dari pejabat lama ke pejabat baru. Selain itu mendengarkan pidato dari kepala daerah terpilih. "Yang pertama, kami tetap manut jadwal. Nanti di Bamus dimasukan agenda. Merujuknya itu," ucapnya. (fid/pra)