Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dikeroyok KIM Plus, Kader PDIP Bangga Dukung Andika-Hendi meski Perolehan Suara Sementara Tertinggal

Muhammad Hafied • Sabtu, 30 November 2024 | 05:06 WIB
SATU BARISAN : Kader PDI Perjungan Kebumen berkumpul untuk mengevaluasi hasil perolehan Pilkada 2024.
SATU BARISAN : Kader PDI Perjungan Kebumen berkumpul untuk mengevaluasi hasil perolehan Pilkada 2024.

 

 

 

 

KEBUMEN - Ketua DPC PDI Perjuangan Kebumen Saiful Hadi buka suara soal tertinggalnya perolehan suara Andika-Hendi pada gelaran Pilgub Jawa Tengah. Dia menyatakan legawa apapun hasil resmi yang nantinya ditetapkan KPU.

Bagi Saiful, menjadi bagian pemenangan Andika-Hendi adalah sebuah kebanggan tersendiri. Tidak ada penyesalan sedikit pun, meski pasangan calon (paslon) yang diusung PDIP sendirian keok dengan jagoan dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus. "Hari ini kami sudah berjuang maksimal. Hasilnya Gusti (Allah) yang menentukan. Tetap jaga paseduluran dan kekompakan. Kami bangga, entah itu hasilnya nanti," kata Saiful usai rapat evaluasi pilkada bersama kader PDIP, Jumat (29/11).

Saiful menyatakan, kalah atau menang dalam pesta demokrasi adalah hal lumrah. Semua menjadi konsekuensi yang harus ditanggung. Namun, kekalahan Andika-Hendi di kandang banteng tentu menjadi pukulan berat bagi para kader PDIP.

Baca Juga: Hujan Disertai Angin di Kabupaten Bantul Sebabkan 28 Kejadian, Terbaru Ada Longsor di Kawasan Dlingo

Baca Juga: Tiga Titik Tanggul Sungai Rawan Jebol di Kebumen Ditanami 12 Ribu Bibit Rumput Vetiver

"Kekalahan ini tentu keperihatinan bagi kami. Tetapi PDIP sudah biasa priatin. Biasa rekoso. Saya pastikan PDIP selalu solid dan militan," ucap Saiful yang juga Ketua Tim Pemenangan Andika-Hendi Kebumen.

Dia mengungkapkan, terdapat sejumlah faktor kenapa perolehan suara Andika-Hendi tak mampu menyaingi Luthfi-Taj Yasin. Meski begitu, Saiful tak ingin mengungkapkan secara eksplisit pemicu kekalahan Andika-Hendi di Kebumen. "Tugas kami sebagai kader menjaga kecintaan kepada partai. Tidak ada kekecewaan, bahwa ada dinamika itu biasa," beber Saiful.

Sementara itu, kader militan PDIP Nuryanto mengungkapkan, banyak anomali politik yang terjadi selama tahapan Pilkada 2024 berlangsung. Dugaan penggunaan sumber daya dan alat negara disebut telah menyeruak lama. Dia khawatir ketika seluruh potensi tersebut masuk terlalu dalam urusan politik bakal merusak tatanan iklim demokrasi.

Kendati begitu, dia mengajak agar kader bijak dalam menyikapi hasil Pilkada 2024. Dia meminta kader PDIP tetap menahan diri sembari menunggu pengumuman resmi dari KPU. "Ingat pesan Bung Karno, aparat jangan diombang-ambingkan dalam politik. Karena kalian alat pertahanan negara dan keamanan masyarakat," jelasnya. (fid/pra)

Editor : Heru Pratomo
#kebumen #Andika Hendi #KIM plus #PDIP #perolehan suara