MUNGKID - Debat publik putaran pertama bupati dan wakil bupati Magelang sukses dihelat di Artos Hotel & Convention, Senin malam (28/10/2024).
Kedua pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Magelang Sudaryanto-Agung Trijaya serta Grengseng Pamuji-Sahid adu visi, misi, dan program pada debat tersebut.
Debat putaran pertama kali ini mengambil tema "Sinkronisasi pembangunan daerah dalam rangka peningkatan kesejahteraan dan keberlanjutan di Kabupaten Magelang".
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magelang menggandeng sejumlah tim perumus dan panelis untuk terlibat dalam perhelatan itu.
Debat publik ini dibagi dalam enam segmen diawali dengan paparan visi, misi, dan program kerja masing-masing paslon. Pemaparan visi dan misi diberikan waktu tiga menit, menjawab pertanyaan dua menit, memberi tanggapan satu menit, dan merespons tanggapan satu menit.
Dalam sesi tanya jawab, pasangan Grengseng-Sahid mendapat pertanyaan mengenai program untuk mendukung kegiatan ekspor, utamanya sektor pertanian yang belum optimal dari segi pemasaran.
Grengseng mengakui, saat ini kegiatan ekspor terkendala dengan perizinan dan keterbatasan administrasi.
Dia menjanjikan, ke depan akan memfasilitasi petani muda di Kabupaten Magelang untuk tampil ke dunia internasional agar menjadi eksportir muda.
Mereka juga akan memaksimalkan potensi riset dan teknologi berbasis wilayah.
Sehingga bisa membuat sebuah produk dengan 3 aspek, yaitu kualitas, kuantitas, dan kontinuitas. Dengan begitu, dia optimistis, produk pertanian dapat dikenal lebih luas.
Sementara untuk pasangan Sudaryanto-Agung mendapat pertanyaan soal program yang akan dijalankan untuk mengatasi persoalan sampah di Kabupaten Magelang. Keduanya memiliki program untuk menyelesaikan permasalahan sampah di tingkat rumah tangga.
Mereka akan membuat bank-bank sampah untuk kelompok di pedesaan agar selanjutnya dapat ditampung di TPA dan didaur ulang menjadi pupuk atau produk lain.
Selain itu, pasangan Sudaryanto-Agung juga mendapat pertanyaan soal program untuk meningkatkan partisipasi angka kerja perempuan.
Keduanya menjanjikan untuk menyediakan kursus-kursus, seperti tata rias hingga menjahit. Sudaryanto juga berkomitmen untuk memberikan modal bagi perempuan yang ingin merintis usaha. Namun, dia tidak merinci secara detail.
Calon Bupati Magelang Nomor Urut 01 Sudaryanto mengatakan, debat publik putaran pertama ini berjalan lancar.
"Untuk visi dan misi, karena keterbatasan waktu belum tersampaikan (seluruhnya). (Debat) kedua, akan kami persiapkan lebih maksimal dan Insyaallah kami akan tampil semaksimal mungkin," kata dia.
Calon Bupati Magelang Nomor Urut 02 Grengseng Pamuji menyebut, tidak ada persiapan khusus untuk mengikuti debat kali ini. Dia juga mengaku plong lantaran debat publik putaran pertama ini berjalan lancar.
"Kami menyesuaikan dengan tema dan pertanyaan yang diajukan," ujarnya.
Hanya saja, dengan keterbatasan waktu yang diberikan, Grengseng merasa belum menyampaikan seluruh visi dan misi yang diusungnya. Namun, di sisi lain, dia bersyukur sedikit banyak telah mengeksplorasi tema yang diangkat.
"Di dalam debat ini, kami ingin menunjukkan saja, komitmen kami ada di mana. Anggaran kami berpihak ke siapa. Sudah itu saja intinya," lontarnya.
Ketua KPU Kabupaten Magelang Ahmad Rofik menuturkan, debat publik kali ini terdiri dari enam segmen yang dirangkum dalam 90 menit.
"Ada paparan visi misi, pertanyaan yang menajamkan visi misi program, dan ada pertanyaan antarpaslon disertai tanggapan," kata dia.
Rofik menjelaskan, setelah debat putaran pertama ini, KPU meminta tim perumus untuk melakukan evaluasi dan perbaikan. Agar debat putaran kedua yang dijadwalkan pada pertengahan November dapat diselenggarakan dengan maksimal.
Nantinya, tim perumus juga bakal merumuskan tema yang diusung pada debat putaran kedua.
Satu contohnya berkaitan dengan pelayanan publik. Terkait potensi penambahan waktu debat, lanjut dia, akan dilakukan evaluasi, tapi secara keseluruhan sudah memenuhi standar yang ditentukan.
Dia berharap, debat yang telah diselenggarakan dapat memberi informasi yang utuh kepada para pemilih di Kabupaten Magelang. Utamanya berkaitan dengan visi, misi, hingga program yang diusung. (aya)
Editor : Winda Atika Ira Puspita