RADAR JOGJA - Mantan istri Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dikabarkan akan menjadi salah satu menteri dalam kabinet yang dibentuk oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Veronica dikabarkan akan mengemban posisi penting sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Hal ini membawa pertanyaan: Apa yang membuat Veronica Tan menjadi sosok yang dianggap tepat untuk posisi tersebut? Dan bagaimana peran yang akan diembannya?
Dugaan ini muncul setelah Veronica Tan berkunjung kediaman Prabowo di jalan Kertanegara Jakarta Selatan pada Senin (14/10/2024).
Presiden terpilih Prabowo Subianto diketahui telah mengundang sejumlah tokoh, baik dari kalangan partai politik maupun profesional, ke kediamannya di Jalan Kartanegara, Jakarta Selatan.
Tokoh-tokoh yang diundang tersebut diperkirakan akan menjadi calon menteri dalam kabinet Prabowo-Gibran.
"Saya baru dipanggil untuk bertemu Pak Prabowo. Semoga saya bisa melayani masyarakat ke depannya. Tapi untuk semuanya, saya menunggu Pak Presiden yang mengumumkan," ujar Veronica.
Menurut pernyataannya, Veronica Tan diduga akan menjabat sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA).
Menteri Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) di Indonesia memiliki peran penting dalam melindungi hak dan kesejahteraan perempuan serta anak-anak.
Tugasnya mencakup merumuskan, dan mengevaluasi kebijakan yang bertujuan mengurangi kekerasan serta meningkatkan akses pendidikan dan layanan kesehatan bagi kelompok rentan ini.
Veronica Tan, yang akrab disapa Bu Vero, menjadi salah satu calon menteri perempuan di kabinet Prabowo.
Baca Juga: Gratis HTM dan Kopi! Ini Daftar 6 Lokasi Nobar Seru Timnas Indonesia vs China di Yogyakarta
Pemanggilannya mengejutkan publik, terutama karena namanya sebelumnya tidak disebut-sebut sebagai kandidat menteri oleh presiden terpilih.
Sejak bercerai dengan Ahok, Veronica lebih dikenal sebagai pengusaha daging premium dan layanan home care.
Wanita berusia 46 tahun ini juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Dari segi pendidikan, Veronica merupakan lulusan jurusan arsitektur dari Universitas Pelita Harapan (UPH). (M. Akmaluddin Fahmi)
Editor : Meitika Candra Lantiva