Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

KPU Purworejo Adakan Nobar Film 'Tepatilah Janji', Pemilih Diajak Kritis dan Belajar tentang Dinamika Politik

Jihan Aron Vahera • Jumat, 11 Oktober 2024 | 03:02 WIB

 

Kegiatan sarasehan di salah satu kecamatan di Kabupaten Purworejo dalam rangka sosialisasi Pilkada 2024 oleh KPU Kabupaten Purworejo.   
Kegiatan sarasehan di salah satu kecamatan di Kabupaten Purworejo dalam rangka sosialisasi Pilkada 2024 oleh KPU Kabupaten Purworejo.  

 

RADAR JOGJA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purworejo mengadakan nobar (nonton bareng) film berjudul ‘Tepatilah Janji’ untuk meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

 

Nobar dilaksanakan di 16 kecamatan di Kabupaten Purworejo sejak 8-11 Oktober 2024. Acara nobar tersebut dikemas dengan bentuk sarasehan. Yakni, dengan mengundang unsur masyarakat, forkopimcam, ikatan disabilitas, organisasi pemuda, tokoh masyarakat, dan sebagainya.

"Film ini diinisiasi oleh komisi pemilihan umum berkolaborasi dengan Asta Jaya Centra Cinema dan Padi Creative," ujar Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia, KPU Kabupaten Purworejo Abdul Azis, Kamis (10/10).

Film ‘Tepatilah Janji’ yang dirilis pada Agustus 2024 lalu itu merupakan sekuel dari film ‘Kejarlah Janji’ yang telah tayang sebelumnya. Film tersebut merupakan upaya dari KPU dalam mensosialisasikan kontestasi Pilkada 2024.

Baca Juga: Tikus Mati Terlindas di Jalan Bisa Tularkan Leptospirosis, Genangan Air di Dekatnya, Berpotensi Terkontaminasi Bakteri

Baca Juga: Terkena Proyek Tol Jogja-Solo, Warga Pasang Baliho Protes di Masjid Baitul Makmur, Ini Tuntutannya

Film yang disutradarai oleh Garin Nugroho itu dipilih menjadi sarana sosialisasi karena film tersebut mengangkat soal isu politik. Isu-isu politik tersebut yang kemudian direpresentasikan sebagai sarana edukasi kepada masyarakat umum pada momentum pemilihan saat ini.

"Kritik sosial dalam film tersebut memberikan pembelajaran penting bagi masyarakat. Utamanya, pelajaran tentang dinamika perpolitikan," imbuhnya.

Dia berharap, dengan diputarnya film tersebut dapat menyentuh semua lapisan masyarakat. Sebab, tujuan dari diadakannya kegiatan tersebut yaitu untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada semua elemen masyarakat. "Terpenting, dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi pemilih," sebut Azis.

Diketahui, film ‘Tepatilah Janji’ tersebut berkisah soal konflik kehidupan keluarga Ibu Pertiwi (Cut Mini) yang dirambah politik selepas putra tertuanya, Adam (Bima Zeno), mencalonkan diri menjadi bupati. Konflik tersebut kian rumit akibat berbagai isu politik yang merebak di desa itu.

 

Film tersebut dikemas tidak hanya tentang drama politik saja, tapi juga ada drama komedi dan drama percintaan. Selain seputar politik uang, film tersebut juga diselipi soal polarisasi yang didorong sentimen agama dan lainnya dalam pemilihan. "Harapannya, film tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat sebelum menggunakan hak suaranya," tandas Azis. (pra)

Editor : Heru Pratomo
#Film #KPU #kritik sosial #Tepatilah Janji #Kabupaten Purworejo #kejarlah janji #isu #nobar #isu politik #garin nugroho