PURWOREJO - Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Desa Somongari, Kaligesing, Purworejo meraih juara satu Lomba Film Pendek KIM se-Jawa Tengah Tahun 2024. Kelompok tersebut mengedukasi masyarakat terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 melalui film pendek berjudul ‘Gagal Paham’.
Film berdurasi sekitar 14 menit itu mengedukasi masyarakat terkait larangan memasang alat peraga kampanye (APK) di dekat fasilitas umum, jembatan, dan sebagainya. Pimpinan produksi film pendek KIM WR Soepratman Dwi Anggoro Deskianto mengaku, bangga karena bisa meraih juara terbaik dalam ajang tersebut.
"Kami sangat bersyukur karena mampu mempertahankan gelar juara. Tahun lalu, KIM WR Soepratman juga meraih juara 1 dalam ajang event serupa," ungkapnya Kamis (10/10).
Baca Juga: Buya Yahya Sampai Buka Suara Soal Perceraian Baim Wong Dengan Paula Verhoeven
Menurutnya, keberhasilan tersebut berkat dukungan dari berbagai pihak seperti Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Dinkominfostasandi) Kabupaten Purworejo, Pemerintah Desa Somongari, team produksi, talent, dan semua pihak. "Kami sangat berharap, kominfo ke depan dapat terus memberikan ruang bagi kami untuk berkarya dan berdiskusi," ujarnya.
Diketahui, Lomba Film Pendek KIM ini digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah. Penghargaan juara juga diserahkan langsung oleh Kepala Diskominfo Jateng Riena Retnaningrum dalam acara Penganugerahan Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) dan KIM pada Selasa (8/10) lalu di Semarang.
Tahun ini, tema yang diangkat tentang Pilkada Serentak 2024. Tujuannya, agar FK Metra dan KIM dapat mengedukasi masyarakat sehingga pilkada berjalan damai, partisipasi masyarakat tinggi, dan semua masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya.
Dari ajang itu, seluruh Kepala Diskominfo Kabupaten se-Jawa Tengah diimbau untuk mengedukasi masyarakat dan lebih mengenalkan KIM dan FK Metra kepada kepala desa di masing-masing daerah.
Baca Juga: Buya Yahya Sampai Buka Suara Soal Perceraian Baim Wong Dengan Paula Verhoeven
Baca Juga: Minimalisasi Tindak Kejahatan Pelajar, Pemkab dan Polresta Magelang Luncurkan Buku P5
Dengan tujuan agar memperkuat sinergi antara FK Metra dan KIM dengan diskominfo kabupaten/kota hingga pemerintah desa, sehingga program-program unggulan dapat sampai di masyarakat, melalui berbagai media, termasuk media tradisional.
Kepala Dinkominfostasandi Kabupaten Purworejo Yudhie Agung Prihatno sangat mengapresiasi atas penghargaan yang diraih oleh KIM WR Soepratman. Sebagai mitra, pendamping KIM, serta sebagai pembina, kata Yudhie, Dinkominfostasandi Kabupaten Purworejo turut mendampingi dalam proses perlombaan mulai dari diskusi dan persiapan.
"Kami juga bersama-sama mereview filmnya, berdiskusi bersama untuk menyempurnakan film tersebut sebelum dikirimkan untuk penilaian lomba, dan sebagainya," beber dia.
Yudhie menjelaskan, KIM dibentuk dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat. Dia sangat bangga karena KIM W.R. Soepratman mampu mempertahankan gelar juara dan diharapkan bisa menjadi contoh karena selalu bersemangat berpartisipasi dalam berbagai macam kegiatan. Termasuk, menjalankan fungsinya untuk menyebarluaskan informasi yang penting untuk diketahui masyarakat.
Dia berharap, dengan penghargaan yang diterima itu bisa menjadi motivasi untuk lebih giat berkarya, berinovasi, dan membantu memberikan informasi kepada masyarakat, mengenai apa yang telah, sedang, dan akan dilakukan oleh pemerintah.
"Saya harap, desa atau masyarakat lain juga semangat untuk membentuk atau menghidupkan KIM yang sudah ada, sehingga kami akan lebih mudah dalam penyebarluasan informasi," harap Yudhie. (han)
Editor : Heru Pratomo