PURWOREJO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purworejo akan segera melaksanakan debat pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Purworejo. Terkait jadwal debat, KPU Kabupaten Purworejo masih akan mematangkannya terlebih dahulu.
Sebelumnya, KPU Kabupaten Purworejo telah telah merilis visi dan misi dari kedua paslon yakni Yophi Prabowo-Lukman Hakim (Yophi-Lukman) dan Yuli Hastuti-Dion Agasi Setiabudi (Yuli-Dion) beberapa waktu lalu.
Adapun, paslon nomor urut 1 Yophi-Lukman memiliki visi menjadikan Purworejo Juara (maju, adil, sejahtera dan bermartabat). Visi tersebut kemudian diperinci menjadi lima misi yang akan mereka laksanakan untuk mencapai visi Juara. Sedang, paslon nomor urut 2 Yuli-Dion mempunyai visi Purworejo Berseri (berdaya saing, sejahtera, religius dan inovatif) dengan lima poin misi.
Menghadapi debat paslon yang akan diselenggarakan KPU tersebut, salah satu calon bupati yaitu cabup nomor urut 1 Yophi Prabowo mengaku, akan mempersiapkan diri secara serius. Dia bersama Lukman Hakim akan mempelajari rencana pembangun Kabupaten Purworejo untuk jangka pendek, menengah, dan panjang.
Baca Juga: Viral di Medsos, Mahasiswa di Lampung Pamerkan Alat Kelamin di Minimarket, Dia Ngaku Tak Sadar
"Visi misi harus kami jabarkan. Yang pasti harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan Kabupaten Purworejo dan kebutuhan masyarakat Kabupaten Purworejo," katanya Kamis (3/10). Menurutnya, permasalahan yang menjadi sorotan saat ini adalah terkait angka kemiskinan.
Untuk penanganan hal itu, dia menyebut memiliki program bernama welcome investasi. "Purworejo ini minim lapangan pekerjaan. Maka kami ingin program yang bisa merangkul investor agar mau menanamkan modal atau berusaha di sini," sebut dia.
Dikatakan, pihaknya telah menjalin komunikasi dengan investor lokal dan luar Purworejo agar mau membuka usaha di Kabupaten Purworejo. Sehingga, akan membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Kabupaten Purworejo pada khususnya.
Selain welcome investasi, paslon tersebut juga memiliki misi dibidang kesehatan. Yaitu, dengan mencetuskan program Nakes (tenaga kesehatan) Sambang Warga. "Agar pelayanan kesehatan bisa menjangkau ke semua lapisan masyarakat," tandas Yophi. (han)
Editor : Heru Pratomo