Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Karut Marut DPRD Kebumen Pasca-PDIP Tergeser dari Kursi Ketua, Aremboni: Dulu Tak Pernah Terjadi

Muhammad Hafied • Kamis, 26 September 2024 | 14:50 WIB
Politisi PDIP yang juga mantan legislator Arembono (kanan) bersama anggota DPRD Kebumen Bambang Sutrisno (kiri).
Politisi PDIP yang juga mantan legislator Arembono (kanan) bersama anggota DPRD Kebumen Bambang Sutrisno (kiri).

KEBUMEN - Politisi PDIP Arembono cukup menyayangkan polemik pembentukan fraksi DPRD Kebumen sampai berlarut-larut. Dia tak mengira nyaris dua bulan pascapelantikan dewan, pembentukan fraksi belum juga menemui titik temu.

Sepengetahuan dia, polemik pembentukan fraksi selama ini tak pernah terjadi di lingkungan DPRD Kebumen. Tentu, kata dia, kondisi ini akan menghambat kinerja para legislator. "Gak tau ya, ini kenapa. Begitu PDIP tidak lagi jadi ketua malah ada tarik ulur pembentukan fraksi," katanya, Rabu (25/9).

Dia pun mencoba komparasi ketika PDIP dipercaya sebagai Ketua DPRD beberapa periode. Gonjang-ganjing pembentukan fraksi tak pernah terjadi. Hal tersebut dapat dihindari karena PDIP berupaya merangkul dan mengakomodasi seluruh anggota dewan.

"Dulu itu, rampung pelantikan PDIP ngajak duduk bareng. Musyawarah dulu baiknya seperti apa. Supaya tidak ada salah persepsi," jelas mantan dewan itu.

Baca Juga: Mengenal Bagaskara Dwitya, Mahasiswa UMY yang Suka Bidang Film dan Bercita-cita Bekerja di Industri Media

Baca Juga: Tiga Poin Harus Direbut demi Amankan Puncak Klasemen, tapi PSIM Jogja Terkendala Main di Lapangan Sintetis

PDIP, kata Arembono, selalu mengutamakan musyawarah mufakat dalam proses pembentukan fraksi serta alat kelengkapan dewan. Dalam pengambilan keputusan tersebut juga tetap mempertimbangkan asas proporsional.

"Karena lembaga orang banyak, dulu kami merasa harus dirembug bareng. Daerah lain sekarang saya lihat fraksi sudah clear," bebernya.

Anggota DPRD Kebumen Bambang Sutrisno menyatakan, dinamika yang terjadi di lembaga legislatif merupakan hal wajar. Terkait pembentukan fraksi menurut dia sesuatu yang simpel, jika sedari awal pimpinan sementara mampu menjembatani komunikasi politik.

"Terlihat alot karena tidak ada komunikasi dari hati ke hati. Disini peran pimpinan sebenarnya sebagai kunci," kata dia.

Sementara itu, Ketua Sementara DPRD Kebumen Muhammad Fauhan Fawaqi mengatakan, dirinya sudah mencoba optimal memfasilitasi terbentuknya fraksi. Namun, upaya tersebut belum menemui titik temu

. Dia pun menghargai soal sikap masing-masing partai. Terutama yang hingga kini belum terbentuk fraksi. "Fasilitas yang kami lakukan cukup panjang dan maksimal. Kami sudah melayangkan surat. Semua di undang rapat. Tapi sikap dari partai tetap kami hargai," bebernya. (fid)

 

Editor : Heru Pratomo
#kebumen #PDIP #politisi #DPRD