Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tekor, 3,5 Tahun Menjabat Jadi Bupati Kebumen, Harta Kekayaan Arif Sugiyanto Menyusut

Muhammad Hafied • Selasa, 10 September 2024 | 03:02 WIB

TEGAS : Bupati Kebumen Arif Sugiyanto meminta inspektorat daerah mendalami aksi arogansi yang dilakukan oknum kepala desa.
TEGAS : Bupati Kebumen Arif Sugiyanto meminta inspektorat daerah mendalami aksi arogansi yang dilakukan oknum kepala desa.

RADAR JOGJA- Bupati Kebumen Arif Sugiyanto membeberkan biaya operasional setiap bulan selama menjabat bupati mencapai ratusan juta. Dia pun harus rela menutup biaya operasional tersebut dari kantong pribadi karena gaji serta tunjangan yang diterima tidak mencukupi.

Inilah kenapa harta kekayaan yang dimilikinya justru menyusut setelah menjabat sebagai bupati. Arif mengaku, dia tak pernah mengambil gaji selama menjabat Bupati Kebumen.

Motivasi terbesar dirinya tak mengambil gaji adalah sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. "Kita berbicara bukan masalah tekor. Semua pasti butuh operasional. Untuk operasional saja paling tidak Rp 500 juta," jelas Arif, Senin (9/9).

Baca Juga: HPU UGM Desak Pemerintah Terapkan Cukai Minuman Berpemanis Guna Menekan Angka Diabetes

Baca Juga: Menang Lawan Borneo Akan Pulihkan Kepercaan Diri, Leonard Tupamahu Kecewa dengan Hasil Tiga Kali Kekalahan PSS Sleman

Baca Juga: Sebelas Negara Anggota UGGp Setuju, Geopark Kebumen Lolos Penilaian UNESCO

Berdasar Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Arif melaporkan LHKPN ke KPK pertama kali pada tahun 2019. Tepatnya ketika masih menjabat sebagai Wakil Bupati Kebumen. Kala itu total harta kekayaan Arif tercatat mencapai Rp 22,5 miliar.

Namun, kekayaan tersebut menyusut ketika naik jabatan menjadi Bupati Kebumen. Penurunan terjadi secara bertahap, tepatnya pada 2021 harta kekayaan Arif dilaporkan Rp 21,3 miliar. Sedangkan pada tahun 2022 menjadi Rp 19,39 miliar.

"Yang namanya pengabdian itu ketika kreasi kita berhasil. Masyarakat tersenyum itu sebuah kebahagiaan. Hasilnya sekarang 63 penghargaan," lanjut Arif.

Baca Juga: Prediksi Indonesia vs Australia Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Putaran Ketiga Grup C, Kans Skuad Garuda Paksa Socceroos Telan Kekalahan Kedua

Baca Juga: Misteri Kota Gaib Saranjana di Kalimantan: Kota Tak Kasat Mata yang Penuh Legenda

Baca Juga: Manajemen PSIM Berikan Tiket Seumur Hidup untuk Sultan HB X untuk Menonton Semua Pertandingan PSIM Jogja

Pada akhir tahun 2023, total harta kekayaan Arif turun menjadi Rp 16,6 miliar. LHKPN terbaru itu menunjukkan penurunan signifikan atau sebesar Rp 5,9 miliar.

"Memang gaji tidak saya ambil, semua saya serahkan untuk masyarakat. Buat bantuan sosial, sarpras dan lain-lain," ujar Arif.

Sementara itu, Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Kebumen Heri Purnama mengatakan, pihaknya sedang fokus menindaklanjuti berkas pendaftaran.

Dia memastikan, tahap verifikasi dan perbaikan dokumen selesai sebelum penetapan calon yang dijadwalkan pada 22 September 2024. "Masih terus proses. Kemarin ada beberapa berkas yang perlu perbaikan. Tapi sudah kami sampaikan ke LO," terangnya. (fid)

Editor : Heru Pratomo
#bupati kebumen #Arif Sugiyanto #arif #Miliar #LHKPN #KPK