RADAR JOGJA - Mendaftar di hari terakhir, Petahana Sunaryanta bersama Mahmud Ardi Widanto resmi mendaftarkan diri sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati Gunungkidul ke kantor KPU, Kamis (29/8).
Berbeda dengan pasangan bacalon lainnya, Sunaryanta dan Ardi menuju ke kantor KPU dengan berlari dari rumah masing-masing. Ratusan pendukung dari partai politik maupun simpatisan menemani keduanya menuju lokasi pendaftaran.
Kepada awak media, Sunaryanta mengatakan, alasan berlari agar menunjukan kepada masyarakat bahwa menjadi seorang pemimpin harus memiliki jiwa yang sehat. Hal itu dalam menunjang kinerja sebagai kepala daerah. "Pemimpin itu harus sehat baru bekerja, apalagi masih banyak program-program yang masih belum terselesaikan, keberlanjutan harus beriringan dengan kesehatan jasmani," ujar Sunaryanta kepada awak media, Kamis (29/8).
Lawan menjadi kawan, mungkin itu kata yang cocok untuk menggambarkan pasangan calon itu. Sebab, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, Sunaryanta bersama Heri Susanto menumbangkan pasangan Sutrisna Wibawa dan Ardi. Menjelang periode kedua, purnawirawan TNI AD itu rupanya memilih Ardi untuk mendampinginya agar tetap menempati kursi kepala daerah kembali periode 2024 - 2029.
Dinamika politik pada 2024 ini sangat berbeda dengan Pilkada 2020. Sunaryanta tidak lagi diusung oleh Golkar dan PKB. Hanya satu partai parlemen dengan perolehan lima kursi legislatif yakni PAN yang mendukung petahana itu.
Bakal pasangan calon Sunaryanta - Ardi juga didukung partai-partai non parlemen, meliputi PSI, Gelora, Garda Republik Indonesia, PPP dan Partai Ummat. Total perolehan suara yang dikantongi petahana untuk mendaftar ke KPU sebanyak 71.031 suara.
Meski diusung hanya satu partai parlemen, Sunaryanta optimistis dapat meraih kembali kursi kepemimpinannya. Putusan MK mengenai ambang batas pencalonan membuat dirinya bersama Ardi naik mesiki hanya lima kursi legislatif.
Visi misi Sunaryanta - Ardi mengangkat keberlanjutan akan pembangunan selama kepemimpinannya di periode pertama. Pembangunan yang dimaksud ialah mendorong investasi dan pariwisata di Bumi Handayani. "Peningkatan kualitas sumber daya manusia, apa yang akan kami bangun semata-mata untuk ekonomi kerakyatatan," ucapnya.
Sementara itu, Ardi mengatakan, meskipun sempat menjadi lawan, kini dirinya maju bersama petahana sebagai kawan. Apalagi, petahana sendiri yang mengalahkan PAN dalam konstestasi Pilkada 2020 lalu. "Maka dari itu, kami bersama petahana akan memenangkan Pilkada 2024 ini," ujar Ardi.
Sementara itu, Bendahara Umum PAN Totok Daryanto mengatakan, partainya memilih untuk mengusung petahana dikarenakan untuk memajukan tanah kelahirannya. "Memajukan masyarakat itu, kerjasama antara pemerintah daerah dan pusat sehingga itu kami mengusung petahana," ujar Totok.
Lebih lanjut, Totok memastikan, Sunaryanta pada periode keduanya bakal mendapatkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk mendorong kesejahteraan masyarakat Gunungkidul. "Sebagai anggota DPR RI, saya akan mengawal keberlangsungan pembangunan daerah dan perekonomian masyarakat," imbuhnya. (ndi/pra)