RADAR JOGJA – Pilkada Bantul 2024 dipastikan hanya akan memiliki bakal dua pasangan calon (paslon). Yakni Abdul Halim Muslih berpasangan dengan Aris Suharyanta, serta Joko Purnomo bersama Rony Wijaya Indra Gunawan. Kedua paslon ini memiliki kekuatan yang hampir setara. Jika dilihat dari jumlah kursi dan perolehan suara pengusung pada pemilihan legislatif (pileg).
Paslon Halim-Aris diketahui diusung oleh Partai Gerindra dan PKB. Masing-masing partai parlemen ini memiliki enam dan tujuh kursi. Halim mengaku, koalisinya akan bertambah dengan hadirnya Golkar dan PAN. Yang masing-masing memiliki enam dan dua kursi. Totalnya adalah 21 kursi DPRD Bantul. “PKB, Gerindra, Golkar, dan PAN itu yang sudah pasti,” tegas Halim kemarin (27/8).
Nantinya, kata Halim, rekomendasi dari Golkar dan PAN sudah akan diserahkan ke KPU Bantul pada saat pendaftaran. Selain itu, Halim mengaku mendapat dukungan dari partai non-parlemen.
Di antaranya Partai NasDem, PSI, Gelora, Partai Kebangkitan Nusantara, Garuda, Buruh, dan Hanura.
Deklarasi Halim-Aris, selanjutnya, akan dilakukan hari ini (28/8). Bertempat di Petilasan Gilang Lipuro, Gilangharjo, Pandak. Lokasi tersebut dipilih sebagai pengingat sejarah. Karena situs tersebut diyakini sebagai tempat turunnya wahyu keprabon yang diperoleh Panembahan Senopati sebagai pendiri Mataram.
Di Petilasan Gilang Lipuro itu, Panembahan Senopati memiliki keyakinan bahwa Mataram harus berdiri. “Jadi terinspirasi dari kisah itu dan meneruskan semangat Panembahan Senopati kami akan melakukan deklarasi di Petilasan Gilang Lipuro dan dilanjutkan pendaftaran di KPU,” bebernya.
Terpisah, Ketua Golkar Bantul Paidi menyebut, awalnya partainya akan merapat ke kubu Joko-Rony. Namun berubah arah. Kini, rekomendasi partainya diberikan kepada Halim-Aris. “SK tersebut sudah terbit dan akan segera diterima,” tuturnya.
Sementara di kubu Joko-Rony, partai parlemen yang ikut memberikan dukungan adalah PDIP dengan 12 kursi, dan Demokrat tiga kursi. Ada pula PKS dengan enam kursi, dua kursi milik PPP, dan Partai Ummat satu kursi. Total kursinya mencapai 24 kursi. Sedangkan partai non-parlemen yang ikut mendukung baru dari Perindo.
Jika Halim-Aris mendaftar pagi hari, pasangan ini akan mendaftarkan diri ke KPU Bantul pada siang hari. Diawali dengan arak-arakan dari sebrang Rumah Dinas Wakil Bupati Bantul. “Berjalan menuju KPU Bantul,” tutur Ketua Bidang Politik DPC PDI Perjuangan Bantul Radjut Sukasworo. (rul/eno)
Editor : Satria Pradika