Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Resmi Berpasangan di Pilkada Bantul 2024, Abdul Halim Muslih-Aris Suharyanta Usung Tagline Mbangun Bantul Soko Kampung

Khairul Ma'arif • Selasa, 27 Agustus 2024 | 05:40 WIB
TINGGAL MENDAFTAR: Halim-Aris yang diusung Partai Gerindra dan PKB serta enam partai nonparlemen.Khairul Ma
TINGGAL MENDAFTAR: Halim-Aris yang diusung Partai Gerindra dan PKB serta enam partai nonparlemen.Khairul Ma

 

RADAR JOGJA - Abdul Halim Muslih resmi akan mencalonkan lagi sebagai Bupati Bantul 2024. Politikus PKB ini berpasangan dengan mantan anak buahnya, Aris Suharyanta sebagai calon wakil bupati (cawabup). Aris diusung Partai Gerindra yang memilki enam kursi di DPRD Bantul.


Rekomendasi keduanya, baik Halim ataupun Aris, sudah dikantongi dari masing-masing partainya. Baik PKB maupun Gerindra yang hanya menunggu waktu untuk penyerahannya. Total mereka memiliki 13 kursi DPRD yang sudah memenuhi ambang batas pencalonan.


"Nanti SK rekomendasi saat pendaftaran akan kami tunjukkan. Intinya ini sudah satu kepastian," ujar Halim Senin (26/8). Dia menuturkan, pilihan cawabupnya jatuh ke Aris sudah mempertimbangkan banyak hal. Terutama kaitannya dipilih berdasarkan sosok yang terbiasa melayani.


Aris yang pernah menjabat kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bantul ini dianggap sudah terbiasa mendengar dan melayani masyarakat. Rekam jejaknya cukup panjang di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD). Namun, pengalamannya di DPUPKP sangat dibutuhkan untuk memperbaiki infrastruktur Bantul ke depan.


Itu karena lima tahun periode keduanya nanti ingin memperbaiki infrastruktur pedesaan dan perkotaan. "Sebagaimana tema besar kami Mbangun Bantul Soko Kampung," tegasnya. Keinginan itu didasari karena agar memiliki jalan dan penerangan yang bagus.


Menurutnya, Aris kenyang akan pengalaman tersebut. Halim menuturkan, Mbangun Bantul Soko Kampung akan ada tiga prioritas. Yakni ekonomi kerakyatan, lingkungan hidup terkait persampahan, dan memperbaiki segala infrastruktur termasuk bangket, talut dan sebagainya.


Selain PKB dan Gerindra, paslon Halim-Aris juga turut diusung oleh partai-partai nonparlemen. Setidaknya ada enam partai nonparlemen yang tergabung dalam Partai Koalisi Bantul Bersatu. Meliputi PSI, Partai Garuda, Buruh, Gelora, Partai Kebangkitan Nusantara, dan Hanura. Keenamnya sepakat menyatukan suara dan mendukung Halim-Aria. Diupayakan juga untuk memenangkan paslon tersebut.


Halim mengklaim, nantinya akan ada sejumlah partai parlemen yang akan turut mendukung. Di antaranya Golkar, PAN, PPP, Partai Ummat, dan masih membuka komunikasi dengan PKS. "Ketika partai-partai ini bergabung, jadi koalisi yang besar atau gemuk," tuturnya.


Sementara itu, Aris menyadari sudah lama menjadi stafnya Halim. Menurutnya, hal itu sangat penting untuk keselarasan dalam bekerja karena sudah mengetahui karakternya. Diakui, rekomendasinya akan diserahkan dari DPD Gerindra pada malam harinya dan akan berpasangan dengan Halim.


Pendaftaran Halim-Aris akan dilakukan secepatnya. Sekarang persiapan pendaftaran hampir 100 persen, meskipun belum bisa disampaikan secara utuh.


Ketua PSI Bantul Almira menambahkan, dari enam partai sepakat mendukung karena sudah sesuai visi dan misinya. Keenamnya memiliki akar rumput masing-masing. "Kami sudah satu kesepakatan," tegasnya. (rul/laz)

Editor : Satria Pradika
#Pilkada Bantul 2024 #DPRD Bantul #politikus pkb #Abdul Halim Muslih #Aris Suharyanta