Sebab, partai yang sudah memberikan keputusan justru mengalami pergantian di pucuk pimpinan.
Kondisi ini terjadi pada Partai Golkar.
Partai berlogo pohon beringin ini sebelumnya diketuai oleh Airlangga Hartarto.
Namun, kini digantikan oleh Bahlil Lahadalia.
Begitu pula dengan PKB yang segera akan melaksanakan muktamar pada 24-25 Agustus 2024 mendatang.
Beredar isu akan ada pergantian pimpinan di tubuh partai tersebut.
Kepala Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilihan KPU Sleman Noor Aan Muhlisoh menuturkan, pendaftaran calon bupati-wakil bupati akan menggunakan aplikasi Silon.
"Kami indikatornya melihat ke Silon. Tentu DPP akan koordinasi dengan KPU RI dan KPU RI akan koordinasi dengan Kemenkumham terkait DPP mana yang punya hak dan kewenangan untuk memberikan persetujuan calon," jelas Noor.
PKB sendiri telah memberikan dukungan pada Calon Bupati-Wakil Bupati, yakni Harda Kiswaya dan Danang Maharsa.
Ini dilakukan melalui surat bernomor 35045/DPP/01/VIII/2024 yang diteken Ketua Umum Muhaimin Iskandar dan Sekretaris Jenderal M. Hasanuddin Wahid.
Sementara Partai Golkar, memberikan rekomendasi kepada Harda Kiswaya sebagai calon bupati Sleman lewat surat instruksi Nomor SI-48/GOLKAR/VII/2024 dan ditandatangani oleh Airlangga Hartarto.
Noor menjelaskan, KPU Sleman akan mengikuti kebijakan partai politik.
Prinsipnya, surat pencalonan harus ditandatangani oleh calon dan pimpinan atau gabungan parpol dengan persetujuan dari DPP.
Terlebih, partai politik sendiri yang nantinya akan mengunggah berkas ke aplikasi Silon.
"Ketika ada perubahan kepengurusan apakah menggunakan yang baru atau lama, DPP masing-masing yang akan memutuskan," tegasnya.
Noor menambahkan, beberapa partai telah melakukan koordinasi dengan KPU.
Dia menjelaskan, partai yang sudah menerima rekomendasi masih menunggu apakah ada pembaruan atau tidak.
Untuk yang belum menerima, masih terus berkomunikasi dengan DPP masing-masing.
"Syarat calon harus dipenuhi karena banyak yang harus disiapkan," pesan Noor.
Sementara itu, Ketua DPD Golkar Sleman Janu Ismadi mengatakan, perubahan ketua umum tidak mengubah dukungan yang telah diberikan pada Harda Kiswaya.
"Rekomendasi tetap, hanya diperbarui yang tanda tangan saja," jelasnya.
Dia juga menuturkan pembaruan dan penyerahan surat terbaru ini akan segera dilakukan.
"Dalam minggu ini. Karena pengurus yang baru sedang mendaftar ke Kemenkumham dulu," terangnya.
Editor : Bahana.