MAGELANG - Petanaha wali kota dan wakil wali Kota Magelang resmi mendapat surat rekomendasi pencalonan dari DPP PKS untuk mengikuti Pilkada 2024.
Dengan adanya rekomendasi itu, pasangan Aziz-Mansyur telah memperoleh dukungan tiga partai dengan total delapan kursi.
Ketua DPD PKS Kota Magelang Bustanul Arifin menyebut, pada Selasa (20/8/2024), bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah se-Indonesia dipanggil untuk menerima rekomendasi dari DPP.
"(Pasangan Aziz-Mansyur) sudah menerima (rekomendasi pencalonan) pada pilkada Kota Magelang," katanya saat dikonfirmasi, Jumat (23/8/2024).
Pada Pilkada 2020, PKS bersama sejumlah partai mengusung pasangan Aziz-Mansyur.
Kemudian, Pilkada 2024 ini, PKS kembali mengusung petahana untuk mengikuti kontestasi tersebut.
Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan seperti, hasil survei yang mendominasi, elektabilitas tinggi, hingga program kerja Aziz-Mansyur yang cukup dinikmati.
Selain itu, PKS juga melakukan survei internal partai dan masih menghendaki petahana sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali Kota Magelang.
"(Rencana pendaftaran ke KPU) baru akan dibicarakan besok hari Minggu. Kami bersama partai koalisi akan bertemu, merencanakan untuk jadwal deklarasi dan pendaftarannya," ujarnya.
Selain PKS, ada partai lain yang turut mengusung pasangan Aziz-Mansyur, yakni Partai Golkar dan Hanura.
Baca Juga: Tim KKN Universitas Sebelas Maret Memperkuat Pelestarian Lingkungan Berkelanjutan Berbasis Komunitas
Kendati demikian, dia berharap, ada partai lain yang akan bergabung termasuk partai nonparlemen. Sehingga lebih memperkuat dukungan terhadap pasangan Aziz-Mansyur.
Sementara itu, Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz bersyukur telah mengantongi surat rekomendasi dari DPP PKS. Ditambah dengan dua partai lain yang mantap mendukungnya bersama Mansyur, yakni Golkar dan Hanura.
"(Soal pencalonan) santai wae saya. Ya kita ini pengen bagaimana berkiprah di Kota Magelang," jelasnya.
Saat disinggung soal rencana deklarasi, dia masih menunggu musyawarah dari ketiga partai pengusungnya.
"Kita masih buka (peluang partai nonparlemen bergabung). Mau bergabung juga boleh, wong banyak yang menanyakan. Monggo. Lebih banyak (partai pendukung), lebih baik. Nggak ada istilahnya pintu tertutup," imbuhnya.
Dukungan dari tiga partai politik itu praktis dapat memenuhi threshold lima kursi. Sebab Partai Hanura memiliki dua kursi di DPRD Kota Magelang. Sedangkan Partai Golkar dan PKS, masing-masing memiliki tiga kursi. (aya)
Editor : Winda Atika Ira Puspita