Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

HP Ajak PKS Koalisi Menangkan Pilkada, Nasrul Khoiri Akui Sudah Lama Tercipta Chemistry

Agung Dwi Prakoso • Jumat, 26 Juli 2024 | 04:30 WIB
MITRA KOALISI: Calon wali kota Heroe Poerwadi (tengah) saat bersilaturahmi dengan jajaran pengurus DPD PKS Kota Jogja di Pendapa Migugani Warungboto, Umbulharjo, Jogja.
MITRA KOALISI: Calon wali kota Heroe Poerwadi (tengah) saat bersilaturahmi dengan jajaran pengurus DPD PKS Kota Jogja di Pendapa Migugani Warungboto, Umbulharjo, Jogja.



RADAR JOGJA - Calon wali kota Heroe Poerwadi (HP) memenuhi janjinya untuk terus muter-mutermembangun komunikasi politik. Hanya berselang lima lima setelah bertemu pengurus DPD Partai NasDem Kota Jogja, HP melanjutkan safari politik dengan mendatangi kantor DPD PKS Kota Jogja di Pendopo Migunani, Warungboto, Umbulharjo, Jogja.


Sama seperti saat bersilaturahmi ke Partai NasDem, HP tak datang sendirian. HP didampingi sejumlah pengurus DPD PAN Kota Jogja plus anggota DPRD Kota Jogja dari fraksi matahari biru tersebut. Kunjungan berlangsung pada Rabu (24/7) malam selepas pukul 20.00.


Soal maksud kedatangannya ke PKS, sekarang HP bicara lebih terbuka. Dia ingin mengajak kerja sama PKS bersama-sama bekerja sama memenangkan Pilkada 27 November 2024. “Kami ingin mengajak koalisi dengan PKS,” ucap HP.


Wakil wali kota Jogja periode 2017-2022 ini mengatakan, kerja sama dengan partainya dengan PKS sesungguhnya bukan hal baru. Sudah lama terjalin hubungan yang erat antarkedua partai politik yang sama-sama lahir di era reformasi itu. Ajakan berkoalisi dilakukan demi melanjutkan tradisi kerja sama PAN-PKS dalam beberapa kali pilkada.


Tercatat sejak pemilihan wali kota-wakil wali kota 2001, PKS yang saat itu masih bernama Partai Keadilan (PK) menjadi motor pendukung pasangan Herry Zudianto- Syukri Fadholi. Saat itu pemilihan masih dilakukan DPRD Kota Jogja. Herry Zudianto atau HZ diusung PAN, PK, PPP dan PBB.


Saat berubah menjadi PKS, pada pilkada langsung 2006, HZ yang diusung PAN kembali berkoalisi dengan PKS. Koalisi PAN-PKS kembali berlanjut pada Pilkada 2016 saat HP maju sebagai wakil wali kota.


"Melanjutkan kerjasama PAN dengan PKS seperti beberapa periode pilkada yang lalu, makanya kami menawarkan untuk berkoalisi," ajak HP.
Menanggapi itu, Ketua DPD PKS Kota Jogja Nasrul Khoiri mengaku bakal mengusahakan yang terbaik. Menurut dia, gagasan koalisi PAN-PKS juga sudah terjalin di Kabupaten Sleman.


Diakui, antara partainya dengan PAN telah sama tercipta chemistrydi lingkungan legislatif dan eksekutif selama beberapa tahun terakhir. Terutama dengan sosok HP. Nasrul diangkat sebagai salah satu tenaga ahli Pemkot Jogja di masa HP menjadi wakil wali kota.


PKS juga tengah mengadakan penjaringan calon wali kota. Nama HP masuk di dalam penjaringan itu. “Kami sudah komunikasi intensif dengan Pak Heroe,” cerita Nasrul. Dikatakan, urusan pilkada tak hanya di balik meja. Tapi bisa muncul di permukaan sehingga masyarakat bisa melihat.


Dalam kesempatan itu, Nasrul memberikan pesan sekaligus tantangan HP bila kelak mendapatkan amanat sebagai wali kota. Masalah kesenjangan ekonomi dinilai penting diselesaikan."Jadi yang kaya, kaya beneran dan yang tidak punya ya tidak punya beneran," bebernya.


Selain itu, Nasrul juga mewanti-wanti soal pendidikan dan kesejahteraan. Kota Jogja membutuhkan pemimpin yang bisa menyatukan. Memimpin sesuai rel yang sudah digariskan. "Saya kira Pak Heroe mempunyai poin dalam aspek itu. Saya minta tolong itu untuk dijaga," pintanya. (oso/kus)

Editor : Satria Pradika
#Nasrul Khoiri #Politik #Kota Jogja #calon wali kota #Pilkada #PKS #nasdem #Heroe Poerwadi