Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Perkuat Komunikasi, Tiga Partai Politik di Kabupaten Bantul ini Jalin Nota Kesepahaman Menuju Kontestasi Pilkada 2024

Khairul Ma'arif • Kamis, 25 Juli 2024 | 17:58 WIB
Ilustrasi Pilkada Serentak 2024.
Ilustrasi Pilkada Serentak 2024.

BANTUL – Sejumlah partai politik (parpol) di Bantul mempersiapkan diri menuju kontestasi Pilkada 2024.

Meski belum ada satu pun deklarasi koalisi antar parpol, namun sejumlah parpol intens menjalin komunikasi.

Di antaranya, nota kesepahaman yang terjalin dari tiga partai, PKS, PPP, dan Demokrat.

Saat dikonfirmasi, Ketua DPC Demokrat Bantul Rony Wijaya Indra Gunawan menjelaskan, nota kesepahaman itu baru dilakukan secara lisan. Belum terkunci sebagai koalisi.

“Kami PKS, PPP dan Demokrat bagian tidak terpisahkan sudah intens berkomunikasi,” katanya, Kamis (25/7/2024).

Dia menuturkan, nota kesepahaman itu berarti ketiga parpol sudah mengunci jumlah batas minimal syarat ikut kontestasi Pilkada Bantul 2024.

Adapun batas minimalnya sendiri harus memiliki sembilan kursi, persatuan ketiga partai tersebut dapat mengumpulkan menjadi 11 kursi.

Rinciannya, PKS enam kursi, Demokrat tiga kursi, dan PPP dua kursi.

Nota kesepahaman yang masih secara lisan ini akan menyusul secara tertulis walaupun bukan deklarasi koalisi.

“Jadi kalau mau rembukan pindah kolisi pun harus satu gerbong ini,” imbuhnya.

Dia mengibaratkan, tiga parpol ini serupa kendaraan sudah klik hanya menunggu jokinya untuk menstater atau menghidupkannya.

Dari tiga parpol yang sudah ada nota kesepahamannya ini belum ada satu sosok yang secara resmi diusung.

Kendati begitu, masing-masing dari PKS, PPP, dan Demokrat sudah dimintai sosok internal yang akan diajukan.

Salah satunya dirinya. Rony mengaku namanya tercatut dalam daftar calon yang hendak diusung dari tiga parpol ini.

 

Terbukti Rony rutin memasang baliho mempromosikan dirinya sebagai upaya memperkenalkan atau sosialisasi.

“Saya tidak berdiri sendiri tetapi di antara bertiga (parpol, Red),” ungkapnya.

Kendati begitu, keputusan tersebut belum inkrah. Rony tak masalah jika akhirnya ketiga partai tersebut memutuskan nama lain yang akan diusung.

 

“Demokrat tidak mesti kadernya sendiri kami masih buka terhadap orang lain,” tegasnya.

Anggota DPRD Bantul itu menegaskan, yang terpenting sosok yang diusung merupakan sosok yang bisa memajukan Bantul.

Terpisah Ketua PKS Bantul Agung Laksmono menjelaskan nota kesepahaman merupakan aspek normatif untuk Pilkada Bantul 2024.

Melalui nota kesepahaman tersebut diharapkan memperoleh calon pemimpin Bantul yang memiliki kapabilitas, menjadikan Bantul ke depan lebih baik.

"Nota kesepahaman dari tiga parpol belum menunjuk sosok yang didukung. Kita masih menunggu waktu secara pasti ketiganya menjadi koalisi," tandas Agung. (rul)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#partai politik #pilkada 2024 #Parpol #PPP #PKS #Perkuat #komunikasi #Demokrat #nota kesepahaman #tiga partai #Bantul #jalin #Kontestasi #kabupaten