BANTUL – Pendaftaran Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bantul 2024 sebentar lagi dibuka.
Sejumlah partai politik (parpol) mulai memanaskan mesinnya untuk mendaftarkan jagonya.
Tiga parpol di Bantul disebut-sebut siap membuat poros baru di Pilkada Bantul 2024.
Tiga partai itu terdiri dari Demokrat, Gerindra, dan Golkar.
Formasi ketiganya sudah cukup untuk memenuhi ambang batas yakni Sembilan kursi DPRD Bantul.
Partai Demokrat memiliki tiga kursi sedangkan Golkar dan Gerindra masing-masing enam kursi sehingga total ketiganya memiliki 15 kursi.
Kepastian tiga parpol tersebut membuat poros baru diutarakan langsung oleh Ketua DPC Gerindra Bantul Datin Wisnu Pranyoto.
“Gerindra sama Demokrat dan Golkar sudah jalin kesepakatan untuk mengusung poros baru,” bebernya, Minggu (21/7/2024).
Menurutnya, kesepakatan tersebut sudah terjalin di tataran bawah pada tingkat Kabupaten Bantul.
Sekarang sedang menunggu dari DPP masing-masing parpol untuk rekomendasinya.
Pria yang juga merupakan anggota DPRD Bantul itu menuturkan, kerja sama ini tidak hanya terbatas pada tiga parpol yang sudah bersepakat.
Dia menargetkan ada parpol lainnya yang turut bergabung dengan koalisi poros baru tersebut.
Parpol lain tersebut masih dalam proses penjajakan untuk ikut bersama bikin poros baru.
“Arahnya ke PAN dan PPP ditargetkan ikut serta,” imbuh Datin.
Namun dari koalisi poros baru itu, belum ada nama sosok yang akan diajukan.
Menurutnya, untuk sekarang belum dapat disampaikan terlebih dahulu karena masih dalam tahap penggodokan.
Dia menegaskan, yang terpenting antara ketiga parpol tersebut sudah sepakat secara lisan.
“Target kami membuat poros baru lah,” ucap pria yang merupakan anggota DPRD Bantul Komisi C ini.
Datin mengungkapkan, munculnya poros ketiga ini menjadikan Gerindra tidak lagi prioritas memasangkan Aris Suharyanta dengan incumbent Abdul Halim Muslih.
Meski memang tidak menutup pintu untuk itu rapat-rapat karena masih banyak kemungkinan yang terjadi.
Apalagi perintah dari DPP Partai Gerindra memberikan surat tugas untuk Aris sebagai kepala daerah bukan sebagai wakil.
Alasan itu yang menjadikan dasar akhirnya membangun komunikasi dengan parpol lain untuk membangun poros baru.
Poros ketiga akan memunculkan gebrakan-gebrakan baru di Pilkada Bantul 2024.
“Kami kepinginnya paasangan yang muda lah yang diajukan, visioner,” bebernya.
Sosok tersebut ketika sudah dapat dipastikan akan dimunculkan ke publik.
Menurutnya politik yang selalu dinamis bisa saja menggeser berbagai usulan demi kepentingan bersama.
Datin mengaku, sudah bertemu Paidi dan Rony Wijaya yang keduanya merupakan pemimpin dari Golkar dan Demokrat.
Dikonfirmasi terpisah Ketua DPD Golkar Bantul Paidi tidak menampik, keberadaan poros baru tersebut.
Namun, menurutnya sekarang memang sudah silaturahmi dan masih saling menunggu.
Dia membenarkan memang sudah ada kesepakatan secara lisan antar tiga parpol tersebut.
“Ya semoga saja bisa jadi (poros baru, Red) ditunggu,” tandasnya.
Menurutnya, juga sudah bertemu dengan Datin dan Rony.
Sekarang akan mencari sosok calon yang hendak diusung dari tiga parpol. (rul)
Editor : Meitika Candra Lantiva