Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Akan Ada Aksi Tangkap Dirinya di Jogja, Ade Armando Minta Maaf

Heru Pratomo • Senin, 4 Desember 2023 | 13:49 WIB
Tangkapan layar video Ade Armando di medsos X
Tangkapan layar video Ade Armando di medsos X

RADAR JOGJA - Pernyataan politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando yang menyebut politik dinasti sesungguhnya ada di DIY memantik amarah warga DIY.

Dampaknya kelompok warga DIY yang mengatasnamakan Paguyuban Masyarakat Ngayogyakarta untuk Sanimbungan Keistimewaan (PAMAN USMAN) akan menggelar aksi tangkap Ade Armando Penista Sejarah Jogja Senin (4/12). 

PAMAN USMAN akan mendatangi kantor DPW PSI DIY di Miliran, Muja Muju, Umbulharjo Kota Jogja dengan mengenakan baju nuansa khas Jogja dan menaiki andong. Dalam undangan aksi yang disebar, PAMAN USMAN menyebut, video pendek Ade Armando di akun medsos X (Twitter) yang menyerang keberadaan DIY, dan sinis menyebut posisi gubernur dijabat oleh Sultan HB X tanpa pemilu sebagai pelanggaran konstitusi dan praktek politik dinasti adalah penistaan terhadap sejarah Daerah Istimewa. 

 

Ade Armando disebut sama sekali tidak memahami konstitusi UUD 1945 bersifat lex spesialis. Keistimewaan DIY yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY adalah keniscayaan konstitusi dari Pasal 18 b ayat 1 UUD 1945.

Negara menjamin satuan-satuan pemerintah daerah yang bersifat khusus atau istimewa berdasarkan hak asal usul sebelum RI berdiri. Hal itulah yang menjadi dasar bahwa di DIY tidak ada pemilihan umum Gubernur dan Wakil Gubernur DIY. Melainkan melalui mekanisme penetapan Sultan dan Pakualam bertahta.

 

PAMAN USMAN menilai pernyataan Ade Armando masuk sebagai konten hoaks yang patut diduga melanggar UU ITE tahun 2016. Khususnya pasal 28 ayat 1 tentang penyebarluasan berita bohong dan menyesatkan serta pasal 28 ayat 2 tentang penyebarluasan informasi yang menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan. 

Hal itu pun sudah diketahui Ade Armando. Karena itu melalui akun X @adearmando61 yang di-posting pada Minggu (3/12) malam pukul 23.40, Ade Armando meminta maaf. Dalam video sepanjang 62 detik tersebut, mantan pengajar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia itu mengatakan, "Melalui video ini saya meminta maaf sebesar-besarnya seandainya video saya yang terakhir, terkait politik dinasti telah menimbulkan ketersinggungan dan kegaduhan, terutama di DIY."

 

Dalam klarifikasinya, Ade Armando juga menyebut sudah mengetahui akan ada aksi tangkap Ade Armando dan rencana mendatangi kantor DPW PSI DIY. Dia menegaskan, jika video yang di-uploud tersebut merupakan pandangan pribadi dan sikap politiknya.

Tidak berhubungan dengan pandangan, sikap politik dan policy dari DPP PSI maupun DPW PSI DIY. 

 

Meskipun begitu Ade Armando mengaku mengikuti arahan dari DPP PSI untuk mengajukan permohonan maaf pada semua pihak. "Jika video tersebut telah menimbulkan ketersinggungan dan kegaduhan," ujarnya menutup video. 

Editor : Heru Pratomo
#sultan hb x #Ade Armando #paman #psi #gubernur #DIY #Keistimewaan #Usman