RADAR JOGJA - Kecintaan Aishah Gray pada dunia mancing tak sekadar saat menjadi presenter saja. Aishah pernah menjadi presenter di acara televisi Mancing Mania dan Mata Pancing. Usai pensiun dari dunia broadcast, hobi mancingnya tetap disalurkan. Di antaranya dengan mengajak warga Jogjakarta mabar, alias mancing bareng.
Setelah roadshow ke empat kabupaten di Jogjakarta, Mancing Solidaritas bersama Sis Aishah Gray digelar di Kota Jogja Minggu (20/8). Kali ini bertempat di Sungai Winanga, di bawah Jembatan Sudagaran di wilayah Notoyudan, Pringgokusuman, Gedongtengen Kota Jogja. Sebelumnya acara serupa sudah digelar di Kulon Progo, Bantul, Sleman dan Gunungkidul. "Karena di Kota Jogja agak sulit mencari lokasi pemancingan, akhirnya digelar di Sungai Winanga," kata Aishah.
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu menilai, mancing tak lagi jadi sekadar hobi. Memancing ikan dapat menjadi kegiatan yang produktif dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, jika dikelola dengan baik dan tepat sasaran. Lomba memancing ikan dan bersih sungai ini sekaligus memperkenalkan spot-spot mancing yang ada di Jogja. "Bahkan kalau dikelola, memancing ikan bisa menjadi salah satu daya tarik untuk sport tourism di Jogja," ungkapnya.
Itu karena pengalamannya menggelar mabar Mancing Solidaritas di lima kabupaten dan kota di Jogjakarta pesertanya selalu membeludak. Di Kota Jogja saja ada lebih dari 300 orang pendaftar. Aishah mengatakan, untuk jenis ikan yang disebar adalah tawes. Dalam lomba ini pemancing dengan ikan terberat akan memperoleh hadiah. Tapi peserta lainnya pun berkesempatan untuk mendapatkan doorprize. "Artinya yang boncos pun bisa dapat hadiah," tuturnya.
Dalam kegiatan di Sungai Winanga sendiri, Aishah menyempatkan untuk turun langsung ke sungai untuk menyebar ikan. Menurut Aishah yang pada pemilu nanti menjadi caleg DPR RI dari dapil DIJ, aliran Sungai Winanga cukup jernih dan dingin, meski masih banyak terdapat sampah yang dibuang ke sungai. Karena itu setelah kegiatan mancing Solidaritas selesai pukul 12.00, kemudian dilanjutkan dengan aksi bersih sungai.
Selain menjadi wadah solidaritas bagi masyarakat Jogja, kegiatan lomba memancingikan dan bersih sungai ini juga akan dijadikan ajang konsolidasi seluruh pengurus dan kader PSI di Jogja sehingga menjadi lebih solid untuk menyongsong Pemilu 2024 nanti. Ketika ditanya kenapa nyaleg dari dapil DIJ, dia balik bertanya, "Kenapa tidak?"
Aishah mengaku saat akan maju nyaleg, dia request jika nanti terpilih akan duduk di komisi X, yang membidangi pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi; pariwisata dan ekonomi kreatif; pemuda dan olahraga. Beberapa bidang yang khas dengan Jogjakarta. "Saya sudah membayangkan, menang enggak menang akan menyenangkan kampanye di Jogja," tegasnya. (obi)
Editor : Heru Pratomo