SMP Mutual Magelang Buka Kelas Internasional lewat Program ICP, Perkuat Kemampuan Berbahasa Asing

Naila Nihayah • Dipublikasikan Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:05 WIB
TEKUN: Siswa SMP Mutual Kota Magelang tengah mengikuti kegiatan belajar-mengajar. NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA
TEKUN: Siswa SMP Mutual Kota Magelang tengah mengikuti kegiatan belajar-mengajar. NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA

MAGELANG - SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang mengembangkan International Class Program (ICP) untuk menyiapkan siswa memiliki kemampuan akademik dan bahasa sekaligus wawasan global. Program tersebut menjadi satu dari tiga pilihan layanan pendidikan yang ditawarkan sekolah, selain kelas full day dan boarding.

Kepala SMP Mutual Kota Magelang Ahmad Haryanto mengatakan, kelas ICP dirancang untuk membekali siswa agar mampu beradaptasi dan berkompetisi di lingkungan internasional. "Tentunya tanpa meninggalkan penguatan pendidikan keislaman dan nilai-nilai Muhammadiyah," katanya, Jumat (30/10/2026).

Program tersebut, kata dia, juga menjadi bagian dari amanah pimpinan Muhammadiyah agar setiap cabang memiliki sekolah unggulan yang mampu berkembang hingga tingkat internasional. Melalui ICP, sekolah ingin memperluas kesempatan siswa untuk berinteraksi dengan lingkungan global sejak dini.

Dalam program ini, siswa mendapat penguatan kemampuan bahasa Inggris, Mandarin, dan Arab. Mereka juga diarahkan mengikuti International Student Festival (ISF) serta berbagai kompetisi berskala internasional, termasuk ajang yang diselenggarakan di luar negeri. 

Baca Juga: Sensasi Menginap Bujet dengan Kolam Renang, News Hotel Semarang Usung Konsep Kearifan Lokal

"Pengalaman tersebut diharapkan dapat menambah portofolio sekaligus membiasakan siswa berinteraksi dengan peserta dari negara lain," terangnya.

Tidak hanya menjadi peserta, siswa juga didorong memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional. Sehingga, pengalaman global yang diperoleh tidak sekadar berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pertukaran budaya.

Untuk mendukung pengembangan akademik, SMP Mutual pun menggandeng Cambridge sebagai mitra pendidikan internasional. Kerja sama tersebut menjadi satu terobosan yang disiapkan untuk memperkuat pembelajaran dalam kelas ICP.

Ahmad menjelaskan, sekolah saat ini menawarkan tiga program pendidikan, yakni full day, boarding, dan ICP. Kelas full day dan boarding masing-masing tersedia tiga rombongan belajar (rombel), sedangkan ICP dibuka satu kelas.

Baca Juga: Warga Jogja Ramai Bantu UMKM yang Mundur dari RANS Carnival, Antrean Panjang di Lokasi Alternatif

Selain itu, lanjut dia, sekolah juga menyiapkan beragam jalur beasiswa dengan total nilai mencapai ratusan juta rupiah. Beasiswa tersebut terbuka bagi calon siswa berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik, serta mereka yang memiliki kemampuan menghafal Alquran.

Untuk jalur tahfiz, kesempatan beasiswa diberikan kepada calon siswa dengan hafalan minimal tiga juz hingga lebih dari lima juz. Sekolah juga menyediakan beasiswa kader bagi lulusan SD/MI yang merupakan putra-putri guru, dosen, karyawan amal usaha Muhammadiyah (AUM), maupun pengurus Muhammadiyah tingkat daerah.

Dia menambahkan, untuk menunjung potensi siswa, ada lebih dari 20 kegiatan ekstrakurikuler yang bisa menjadi pilihan. Kegiatannya meliputi Hizbul Wathan, bulu tangkis, bola voli, panahan, wushu, futsal, hingga seni musik.

Baca Juga: PSIM Jogja Tetap Bidik Poin Penuh Lawan Borneo FC meski Tanpa 3 Pemain Pilar

SMP Mutual selama ini telah menorehkan prestasi di bidang akademik maupun nonakademik, mulai dari tingkat daerah hingga internasional. "Berbagai program tersebut dikembangkan untuk mendukung tagline sekolah, yakni Islami, Unggul, Berkemajuan, dan Mendunia," paparnya. (aya/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
SMP Mutual Magelang berbahasa asing program ICP kelas internasional Kota Magelang