JOGJA - Seorang siswa dari SMKN 2 Jogja harus menjalani rawat inap di RSU Mitra Sehat, Gamping, Sleman, Jumat (18/9) malam. Siswa tersebut diduga mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di hari Rabu (16/9).
Kepala Disdikpora DIY Raden Suci Rohmadi mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan, salah satu murid Fahri Anando Satria kelas X TAV mengalami pusing setelah mengonsumsi MBG Rabu (16/9).
"Keluhan tersebut berlanjut pada hari Kamis dan Jumat, disertai demam," katanya saat dihubungi Radar Jogja Minggu (20/9).
Meskipun dalam kondisi kurang sehat, Kamis (17/9) dan Jumat (18/9), Fahri tetap berupaya mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah.
Namun, di hari Jumat (18/9) malam sekitar pukul 22.00, kondisi Fahri semakin memburuk. Dia kemudian meminta untuk diperiksakan ke RSU Mitra Sehat.
Baca Juga: Wawali Jogja Serahkan Dugaan Pungli Food Truck Bolosego di Alkid ke Polisi
"Berdasarkan hasil pemeriksaan terdapat hasil pemeriksaan positif tifoid dan positif bakteri," jelasnya.
Fahri pun menjalani rawat inap untuk mendapatkan penanganan dan pengobatan lebih lanjut.
Sementara itu, Waka Humas SMKN 2 Jogja Arianto Eko Nugroho mengatakan, pihak sekolah telah melakukan kunjungan untuk menjenguk sekaligus memastikan kondisi Fahri Sabtu (19/9) sore.
"Mas Fahri saat dijenguk kondisi stabil dan bisa diajak berkomunikasi dengan baik," katanya.
Hingga saat ini, kondisi Fahri berangsur membaik. Namun, kini murid tersebut masih menjalani perawatan di RSU Mitra Sehat. Pihak sekolah juga telah melaporkan kondisi tersebut kepada pihak-pihak terkait, termasuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"Kemarin SPPG juga minta hasil pemeriksaan (Fahri, Red) guna klaim. Tapi teknisnya kami belum diinfo," tuturnya.
Pihak sekolah akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan keluarga terkait perkembangan kondisi Fahri yang diduga mengalami keracunan.
"Kalau sejauh ini aman, tidak ada laporan lagi yang dirawat jalan maupun rawat inap, hanya mas Fahri yang dirawat inap," jelasnya.
Baca Juga: Vladimir Smicer Minta Liverpool Tak Jual Florian Wirtz ke Bayern Munchen, Singgung Szoboszlai
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 413 murid, guru, karyawan, dan mahasiswa PPL di SMKN 2 Jogja mengalami gejala keracunan setelah diduga mengonsumsi MBG Rabu (16/9).
Ayam gongso yang dimasak kurang matang diduga menjadi penyebab keracunan. Akibatnya Kamis (17/9) sekitar delapan murid tidak masuk sekolah. Rabu (16/9) hingga Kamis (17/9) satu murid dikabarkan memutuskan untuk rawat jalan di Puskesmas Gamping. (cin)
Editor : Bahana.