RADAR JOGJA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi membuka pendaftaran tenaga pendidik untuk bertugas di luar negeri melalui program Seleksi Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) dan Pendidik Tetap Community Learning Center (CLC).
Penjaringan ini bertujuan untuk merekrut guru serta tenaga kependidikan yang profesional, berintegritas, berwawasan global, dan mampu memajukan pendidikan Indonesia di mancanegara.
Melansir dari laman resmi Kemendikdasmen, lowongan yang dibuka mencakup berbagai posisi strategis, mulai dari Guru, Pendidik Tetap CLC, Tenaga Administrasi Sekolah, hingga Kepala Sekolah.
Baca Juga: Carrick Ungkap Manchester United Berhati-hati Terkait Masa Depan JJ Gabriel
Dari total lowongan tersebut, terdapat rincian formasi yang meliputi 39 formasi untuk Guru SILN, 3 formasi untuk tenaga administrasi atau tendik SILN, serta 132 formasi untuk Pendidik Tetap CLC.
Para peserta yang terpilih nantinya akan disebar ke berbagai negara penempatan, yaitu Malaysia, Arab Saudi, Mesir, Jepang, Filipina, Thailand, Myanmar, dan Singapura.
Mengingat negara penempatan yang beragam, salah satu syarat penting yang wajib dipenuhi oleh pelamar adalah menguasai bahasa dari negara penempatannya masing-masing.
Pendaftaran program ini telah dibuka sejak tanggal 14 September dan akan berlangsung hingga 2 Oktober 2026.
Baca Juga: BMKG Rilis Peta Merah Megathrust Jawa, Bukan Ramalan Kiamat, Tapi Alarm Cinta Agar Kita Siap Selamat
Selanjutnya, hasil seleksi administrasi dijadwalkan akan diumumkan pada 9 Oktober 2026.
Bagi peserta yang dinyatakan lolos tahap awal tersebut, proses akan berlanjut ke beberapa tahapan seleksi lainnya hingga puncak pengumuman hasil akhir pada 20 November 2026.
Informasi selengkapnya mengenai persyaratan dan ketentuan dapat dilihat melalui website resmi di https://gtk.kemendikdasmen.go.id/gtksilnclc/#juknis.