SLEMAN - Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI di MAN 2 Sleman unik. Dalam memperingatinya, sekolah ini tak sekadar mengisi dengan ajang ketangkasan semata. Melainkan mengawinkan nilai-nilai kepedulian lingkungan hingga edukasi karakter. Apa saja yang dilakukan?
Pembina OSIS MAN 2 Sleman Muhammad Husein mengatakan, melalui rangkaian kegiatan bertajuk Glowfesta selama dua hari, Kamis (20/8/2026) dan Jumat (21/8/2026) diselenggarakan lewat kolaborasi antara program kerja OSIS, program kokurikuler, dan gerakan Adiwiyata.
Pada hari pertama, Kamis (20/8/2026), agenda diawali dengan senam bersama yang dilanjutkan ragam perlombaan tradisional, seperti voli campuran, tarik tambang putri, hingga ajang kuliner Nusantara Flavor Fest khusus siswa laki-laki. Tidak ketinggalan, inklusivitas tetap dijaga melalui perlombaan pecah balon dan snack door yang diperuntukkan bagi siswa difabel.
Baca Juga: Yogyakarta Dibidik Jadi Pasar Strategis Wisata Kesehatan Malaysia, Ini Pertimbangannya!
"Hari kedua diprioritaskan untuk karnaval dan fashion show hasil kolaborasi adiwiyata dengan OSIS. Kami ingin menanamkan pesan bahwa perayaan 17 Agustusan bisa dimeriahkan dengan memanfaatkan barang bekas atau daur ulang," ujar Husein di sela kegiatan, Jumat (21/8/2026).
Husein menambahkan, lewat gelaran ini pihak madrasah berharap mampu menumbuhkan karakter cinta tanah air, kerja sama, hingga pemahaman ekoteologi pada diri siswa.
Sementara, Kepala MAN 2 Sleman Wiranto Prasetyahadi menegaskan, ajang tahunan ini menjadi momentum penting untuk melepas kejenuhan siswa dari kegiatan belajar mengajar (KBM) formal. Selama dua hari penuh, KBM dialihkan menjadi wadah penggalian potensi diri, kepemimpinan, dan nilai sportivitas.
Baca Juga: Diduga Henti Jantung, Seniman Ketoprak Meninggal Dunia saat Pentas di Panggung
"Bukan cuma hura-hura, hal paling krusial adalah pembinaan karakter, tanggung jawab, dan kemandirian anak-anak," cetusnya.
Karnaval adiwiyata menjadi salah satu daya tarik utama, di mana para siswa tampil kreatif mengenakan busana dari olahan barang bekas. Momentum tersebut juga dirangkaikan dengan pentas seni serta penyematan selempang bagi duta adiwiyata MAN 2 Sleman.
Selain siswa, para guru dan tenaga kependidikan (tendik) turut ambil bagian memeriahkan lomba tarik tambang.
Baca Juga: Pemkot Jogja Siapkan Lahan SG Seluas 1.000 Meter Persegi untuk KKMP di Kelurahan Giwangan
Wiranto juga membeberkan jika kegiatan ini terintegrasi langsung dengan penilaian kokurikuler yang mencakup berbagai mata pelajaran. Sehingga ke depan, ia mendorong agar variasi perlombaan semakin diperluas.
"Harapan ke depan tentu mutu lombanya bisa ditingkatkan. Bisa diisi dengan lomba esai, debat, hingga stand up comedy untuk melatih literasi dan olah kata siswa," tandasnya. (ayu/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita