Olahan Lele Dongkrak Ekonomi PKK Tegal Domban, Pelatihan Abon dan Nugget Buka Peluang Usaha Baru

Bahana. • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 13:09 WIB
Tim Pengabdian Masyarakat Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto Yogyakarta melaksanakan program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat di Padukuhan Tegal Domban, Margorejo, Tempel, Sleman, Yogyakarta
Tim Pengabdian Masyarakat Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto Yogyakarta melaksanakan program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat di Padukuhan Tegal Domban, Margorejo, Tempel, Sleman, Yogyakarta

SLEMAN – Upaya meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat terus dilakukan melalui program pemberdayaan berbasis potensi lokal. Salah satunya diwujudkan lewat kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk "Diversifikasi Produk Olahan Lele untuk Meningkatkan Produktivitas dan Pendapatan PKK di Padukuhan Tegal Domban, Kalurahan Margorejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman."

Program ini dilaksanakan oleh tim pengabdi yang diketuai Sri Mulyani bersama Fajar Khanif Rahmawati dan Harliyus Agustian. Kegiatan tersebut melibatkan kelompok PKK Padukuhan Tegal Domban sebagai mitra dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sekaligus membuka peluang usaha baru melalui pengolahan ikan lele menjadi produk bernilai tambah.

Kegiatan diawali dengan penyuluhan mengenai kandungan gizi dan manfaat ikan lele sebagai sumber protein yang mudah diperoleh serta memiliki nilai ekonomi tinggi. Peserta juga diberikan pemahaman tentang pentingnya diversifikasi produk sebagai strategi meningkatkan nilai jual komoditas lokal sekaligus memperluas pangsa pasar.

Setelah sesi penyuluhan, para peserta mengikuti praktik pengolahan ikan lele menjadi dua produk unggulan, yakni abon lele dan nugget lele. Selama pelatihan, peserta dibimbing mulai dari pemilihan bahan baku, penerapan proses produksi yang higienis, teknik pencampuran bahan, hingga proses pengemasan agar menghasilkan produk berkualitas dan siap dipasarkan.

Baca Juga: Liverpool Panaskan Persaingan untuk Rekrut Ibrahima Mbaye dari PSG, Wonderkid Prancis Tertarik ke Anfield

Ketua tim pengabdi, Sri Mulyani, mengatakan pelatihan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan mengolah pangan, tetapi juga mendorong lahirnya usaha produktif yang mampu memberikan tambahan pendapatan bagi keluarga.

"Lele merupakan komoditas yang mudah diperoleh dan memiliki nilai gizi tinggi. Melalui inovasi produk seperti abon dan nugget, nilai jualnya dapat meningkat sehingga membuka peluang usaha baru bagi kelompok PKK," ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Ibu-ibu PKK aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, hingga mempraktikkan setiap tahapan pembuatan produk. Mereka juga membahas berbagai strategi pengembangan usaha, mulai dari desain kemasan hingga teknik pemasaran agar produk mampu bersaing di pasar.

Diversifikasi produk dinilai menjadi salah satu langkah efektif dalam meningkatkan daya saing usaha mikro. Produk olahan seperti abon dan nugget memiliki masa simpan lebih lama dibandingkan ikan segar, sehingga mampu memberikan nilai tambah sekaligus memperluas jangkauan pemasaran.

Tim pengabdi berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat terus dikembangkan menjadi usaha bersama yang berkelanjutan. Selain meningkatkan pendapatan keluarga, program ini juga diharapkan memperkuat peran perempuan dalam menggerakkan ekonomi rumah tangga sekaligus mendorong Padukuhan Tegal Domban berkembang sebagai sentra produk olahan lele yang berdaya saing di tingkat lokal maupun regional.

Dalam kesempatan tersebut, tim pengabdi menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Dikti Saintek) atas dukungan pendanaan sehingga program pengabdian kepada masyarakat ini dapat terlaksana dengan baik.

Tim Pengabdian Masyarakat Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto Yogyakarta melaksanakan program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat di Padukuhan Tegal Domban, Margorejo, Tempel, Sleman, Yogyakarta
Tim Pengabdian Masyarakat Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto Yogyakarta melaksanakan program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat di Padukuhan Tegal Domban, Margorejo, Tempel, Sleman, Yogyakarta

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto (ITDA) Yogyakarta yang telah memberikan dukungan dan fasilitasi selama pelaksanaan kegiatan. Ke depan, sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat guna menghadirkan program pemberdayaan berbasis potensi lokal yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Editor : Bahana.
PKK Sleman Olahan Lele ITDA Yogyakarta UMKM Sleman Pemberdayaan Masyarakat