Gelar Karya Guru Vokasi 2026 di BBPPMPV Sleman, Pameran Kreativitas hingga Konser Gratis Guyon Waton dan Saleho

Iwa Ikhwanudin • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 17:30 WIB
Dari kiri, Janu Riyanto, Wanto, Urip Wahyono, dan Feti Anggraeni di depan baliho Gelar Karya di kampus BBPPMPV Seni dan Budaya, Jalan Kaliurang Km 12,5, Kledon, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman, Jumat 24 Juli 2026. (Foto: iwa ikhwanudin/Radar Jogja)
Dari kiri, Janu Riyanto, Wanto, Urip Wahyono, dan Feti Anggraeni di depan baliho Gelar Karya di kampus BBPPMPV Seni dan Budaya, Jalan Kaliurang Km 12,5, Kledon, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman, Jumat 24 Juli 2026. (Foto: iwa ikhwanudin/Radar Jogja)

 SLEMAN – Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya Yogyakarta kembali menggelar acara puncak tahunan yang dinantikan.

Gelar Karya Hasil Upskilling dan Reskilling Guru Vokasi Bidang Seni dan Budaya akan berlangsung pada 27–28 Juli 2026 di kampus BBPPMPV Seni dan Budaya, Jalan Kaliurang Km 12,5, Kledon, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman.

Mengusung tema "Menguatkan Tradisi, Menciptakan Inovasi, Menuju Industri Kreatif Masa Kini", kegiatan dua hari ini merupakan puncak dari program peningkatan kompetensi yang diikuti oleh 177 guru dari berbagai daerah di Indonesia.

Selama sebulan penuh (1–29 Juli 2026), para peserta menjalani pembelajaran daring, pendalaman materi di balai, praktik kejuruan, hingga magang di 17 konsentrasi keahlian di bidang seni dan budaya.

Baca Juga: Klaim MBG Bukan Penyebab Keracunan, SPPG Karangwuni Minta Investigasi Kantin SMPN 3 Wates Kulon Progo

Kepala Bagian Umum BBPPMPV Seni dan Budaya, Dr. Wanto, S.T., M.Eng., menjelaskan bahwa gelar karya merupakan manifestasi dari pembelajaran berbasis proyek sekaligus ajang branding bagi para peserta.

"Gelar Karya ini menampilkan project based learning (PJBL) dari apa yang sudah dipelajari dan didesain oleh bapak/ibu guru dan didukung oleh narasumber," ujarnya.

Selama dua hari, pengunjung dapat menikmati berbagai atraksi dan pameran. Mulai dari pameran karya di 17 konsentrasi keahlian (DKV, Produksi Film, Seni Musik, Seni Tari, Kriya, dan lainnya), lomba lukis anak, pertunjukan orkestra, screening film, hingga talkshow industri kreatif.

Tak ketinggalan, atraksi budaya seperti Reog Ponorogo dan Jathilan juga siap memeriahkan suasana.

Baca Juga: Dishub DIY Tegaskan JLFR Boleh Lintasi Malioboro, Sultan HB X Luruskan Konsep Pedestrian

Ketua Panitia, Urip Wahyono, S.Sn., M.Sn., menyebutkan kegiatan ini merupakan puncak dari pelatihan selama satu bulan dengan konsep yang menyambung dari proses pembelajaran menuju industri kreatif masa kini.

"Kegiatan outdoor melibatkan masyarakat agar bisa mengapresiasi karya guru. Kami juga mengundang band dan pertunjukan Saleho sebagai representasi tema acara. Saleho dari Boyolali adalah kegiatan tradisi yang sedang viral," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa acara ini melibatkan 10 SMK yang mengisi bazar serta mengadakan lomba lukis dan workshop batik untuk masyarakat.

Dua malam puncak acara akan diisi dengan penampilan spesial yang terbuka untuk umum secara gratis.

Baca Juga: Putra Daerah Pimpin Kodim 0705/Magelang, Miliki PR Jaga Integritas Satuan

Pada Senin, 27 Juli 2026 pukul 19.30 WIB, Saleho Karya Budaya Abah Lala dari Boyolali akan tampil membawakan pertunjukan seni tradisional dengan sentuhan modern yang sedang viral.

Keesokan harinya, Selasa, 28 Juli 2026, giliran grup musik pop Jawa Guyon Waton yang akan menghibur pengunjung.

Konser ini diprediksi akan menjadi magnet utama bagi masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya.

Penanggung Jawab Program Upskilling dan Reskilling, Feti Anggraeni, S.A.n., M.A., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian pelatihan yang berlangsung sejak 1 Juli 2026.

Baca Juga: Real Madrid Rela Lepas Tchouameni demi Mendatangkan Rodri

"Pelatihan dilakukan dengan berbagai moda, kini blendid dan magang. Selama satu bulan prosesnya, diikuti 177 peserta dari 150an peserta dengan beberapa konsentrasi keahlian, bekerja sama dengan 18 industri sebagai tempat magang," paparnya.

BBPPMPV Seni dan Budaya menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini gratis untuk masyarakat umum.

Koordinator Publikasi dan Dokumentasi, Janu Riyanto, menambahkan bahwa gelar karya merupakan acara tahunan yang biasanya digelar di akhir tahun, namun kali ini diselenggarakan pada pertengahan tahun. 

"Acara tahunan gelar karya. Biasanya di akhir tahun, sekarang pertengahan tahun. Ada 17 konsentrasi keahlian. Dibuka oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq. Untuk pameran, juga mengundang 10 SMK se DIY, pentas kolaborasi guru, tari, pedalangan, teater," ujarnya.

Baca Juga: Arsenal Ditawari Bek Rp760 Miliar Pengganti William Saliba, Bukan Ezri Konsa!

Bagi yang tidak bisa datang langsung, panitia menyediakan siaran langsung (live streaming) melalui kanal YouTube resmi @bbppmpvsb.

Dengan perpaduan antara pendidikan, seni, budaya, dan hiburan, Gelar Karya 2026 diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang memperkuat sinergi antara dunia pendidikan vokasi dan industri kreatif Indonesia. (iwa)

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Radar Jogja
Gelar Karya BBPPMPV Seni dan Budaya Guyon Waton Sleman 2026 Saleho Karya Budaya Abah Lala Pendidikan Vokasi Seni Budaya Agenda Seni Yogyakarta