Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

8 Tahun Berkarya: Polbangtan Kementan Cetak SDM Pertanian Unggul, Percepat Swasembada Pangan

Yogi Isti Pujiaji • Selasa, 7 Juli 2026 | 10:05 WIB
SDM UNGGUL: Direktur Polbangtan Yoma R. Hermawan memimpin sidang senat Dies Natalis VIII Polbangtan Yoma di Kampus Kusumanegara, Umbulharjo, Jogjakarta, Senin (6/7/2026). (ISTIMEWA)
SDM UNGGUL: Direktur Polbangtan Yoma R. Hermawan memimpin sidang senat Dies Natalis VIII Polbangtan Yoma di Kampus Kusumanegara, Umbulharjo, Jogjakarta, Senin (6/7/2026). (ISTIMEWA)

 

JOGJA – Memasuki usia ke-8, Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang (Polbangtan Yoma) menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) pertanian yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing.

Komitmen tersebut disampaikan dalam sidang terbuka senat Dies Natalis VIII Polbangtan Yoma yang digelar di Kampus Kusumanegara, Umbulharjo, Jogjakarta, Senin (6/7/2026). Momentum ini menjadi refleksi atas berbagai capaian institusi sekaligus penegasan peran Polbangtan Yoma sebagai penggerak pembangunan pertanian Indonesia.

Selama delapan tahun terakhir, Polbangtan Yoma terus mengakselerasi pelaksanaan program-program strategis Kementerian Pertanian. Pada 2025, Polbangtan Yoma dipercaya menjadi penanggung jawab brigade pangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Memasuki 2026, peran tersebut semakin diperluas dengan menjadi penanggung jawab brigade pangan di 20 kabupaten se-Provinsi Aceh dan 20 kabupaten di Jawa Tengah. Juga enanggung jawab luas tambah tanam (LTT) di tiga kabupaten di Jawa Tengah, serta penguatan program pertanian modern di Kabupaten Sukoharjo. Berbagai penugasan tersebut menjadi bukti nyata kontribusi Polbangtan Yoma dalam mendukung target swasembada pangan nasional.

Dalam berbagai kesempatan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pencapaian swasembada pangan dilakukan melalui strategi intensifikasi dan ekstensifikasi yang didukung modernisasi pertanian, penguatan SDM, serta kolaborasi lintas sektor.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti mengatakan bahwa sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto, pemerintah saat ini memprioritaskan empat program utama, yaitu swasembada pangan, makan bergizi gratis (MBG), ketahanan energi, dan hilirisasi. "Keempat program tersebut saling terintegrasi sehingga membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang kompeten, khususnya generasi muda," ujarnya.

Direktur Polbangtan Yoma R. Hermawan mengatakan, penguatan kualitas SDM menjadi fokus utama institusinya. Saat ini Polbangtan Yoma didukung 58 dosen yang membimbing 1.306 mahasiswa. Terdiri atas 719 mahasiswa Jurusan Pertanian dan 587 mahasiswa Jurusan Peternakan. Dengan rasio dosen dan mahasiswa sekitar 1:22,5.

Untuk meningkatkan kualitas lulusan, mulai semester ini Polbangtan Yoma menerapkan kurikulum outcome-based education (OBE) yang berorientasi pada capaian kompetensi lulusan sesuai kebutuhan dunia kerja.

"Alhamdulillah, pada 2026 ini tiga program studi kami, yaitu Teknologi Produksi Ternak, Agribisnis Hortikultura, dan Teknologi Benih, berhasil meraih akreditasi baik sekali," ujar Hermawan.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi dengan dunia usaha, dunia industri, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah dalam mendukung proses pembelajaran. "Hingga saat ini terdapat 121 mitra yang berkontribusi sebagai praktisi, tempat magang MBKM, mitra penerimaan mahasiswa baru, hingga rekrutmen alumni. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam mencetak lulusan yang siap memasuki dunia kerja," kata Hermawan.

Hasilnya, tingkat serapan lulusan di sektor pertanian terus menunjukkan capaian yang membanggakan. Sebanyak 94,63 persen alumni Jurusan Pertanian dan 94,17 persen alumni Jurusan Peternakan telah bekerja di bidang pertanian.

Berbagai prestasi institusi maupun mahasiswa selama delapan tahun terakhir menjadi motivasi bagi Polbangtan Yoma untuk terus meningkatkan kinerja dan inovasi.

Dengan semangat Dies Natalis ke-8, Polbangtan Yoma berkomitmen terus melahirkan generasi muda pertanian yang unggul, profesional, dan berkarakter sebagai penggerak utama menuju swasembada pangan Indonesia.(yog)

Editor : Yogi Isti Pujiaji
#swasembada pangan #Brigade Pangan #Dies Natalis #Polbangtan #Kementerian Pertanian