Kepala SDN Kintelan 2 Jogja Kuswanto mengatakan, Fun Trial Class merupakan program pengenalan potensi sekolah yang menyasar anak-anak usia dini. Hal yang dikenalkan meliputi lingkungan sekolah, tenaga pengajar, hingga kegiatan pembelajaran.
“Kami berharap anak-anak dan orang tua bisa lebih mengenal sekolah kami lebih dekat,” ujar Kuswanto kepada Radar Jogja, Jumat (5/6/2026).
Baca Juga: Mensesneg Prasetyo Hadi Buka Suara: Dari Kasus Korupsi Wamen, Pelantikan BGN, hingga Isu Reshuffle
Melalui upaya tersebut, Kuswanto ingin nantinya para anak-anak dan orang tua bisa lebih mengenal SDN Kintelan 2 Jogja. Sekaligus memberikan kesan positif kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan kreatif dan edukatif yang selama ini menjadi program unggulan sekolah yang terletak di Kelurahan Keparakan, Kemantren Mergangsan itu.
Program Fun Trial Class sudah dilaksanakan Rabu (3/6/2026) lalu. Dalam kegiatan tersebut ada sekitar 50 anak-anak TK yang diajak untuk merasakan langsung bagaimana sehari menjadi siswa SDN Kintelan 2 Jogja.
Bentuk kegiatan yang dilakukan dengan membagi anak-anak TK dalam beberapa kelompok kelas. Seperti kelas seni batik, musik, olahraga, bahasa Inggris, hingga komputer. Mereka juga diajak untuk mengikuti langsung proses pembelajaran.
Baca Juga: Angin Monsun Australia Menguat, Ancaman Gelombang Laut Tinggi di Pantai Selatan Jawa Meningkat
Melalui pengalaman yang diberikan kepada anak-anak TK, Kuswanto berharap masyarakat bisa mendapatkan kesan positif dan mengenal lebih jauh suasana sekolah sejak dini. Kemudian ujungnya memiliki ketertarikan untuk melanjutkan pendidikan di SDN Kintelan 2 Jogja.
“Kami ingin masyarakat yang selama ini hanya melihat sekolah dari luar bisa mengenal lebih jauh bagaimana program sekolah dan proses pembelajarannya disini,” tambahnya.
Menurut Kuswanto, inovasi Fun Trial Class juga menjadi upaya sekolah untuk mendongkrak jumlah siswa baru di SDN Kintelan 2 Jogja. Sebab penjaringan siswa untuk masuk ke sekolah negeri di wilayahnya cukup menjadi tantangan.
Dalam kepemimpinannya, dia berkomitmen membawa semangat baru demi meningkatkan kualitas sekolah. Berbagai inovasi juga sudah disiapkan agar SD Kintelan 2 Jogja lebih diminati orang tua.
Misalnya lewat program penguatan karakter terhadap semua murid. Bentuknya dengan sholat dhuha bersama setiap Jumat pagi di minggu keempat. Bagi siswa yang beragama lain juga melaksanakan ibadah dengan bimbingan guru agamanya masing-masing.
Kuswanto juga terus meningkatkan prestasi akademik dan non akademik untuk meningkatkan pamor SD Negeri Kintelan 2 Jogja. Untuk prestasi akademik misalnya, dengan memberi tambahan pelajaran bagi siswa kelas enam. Kemudian non akademik dengan menambah dan menggiatkan program ekstrakurikuler.
“Sekolah juga menggratiskan seragam sepuluh siswa pendaftar pertama. Serta melakukan sosialisasi tentang keberadaan sekolah dengan menyasar taman kanak-kanak dan tokoh masyarakat,” tambahnya. (inu/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita