Kuota Jalur Domisili Radius dalam SPMB SD dan SMP di Kulon Progo Dikurangi, Ini Alasannya

Anom Bagaskoro • Dipublikasikan Kamis, 28 Mei 2026 | 21:12 WIB
 Siswa dan Wali Murid rela menunggu untuk verifikasi dokumen pad SPMB 2025.
Siswa dan Wali Murid rela menunggu untuk verifikasi dokumen pad SPMB 2025.

 

 

 

KULON PROGO - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo resmi menetapkan aturan sistem pendaftaran murid baru (SPMB) 2026. Terjadi penyesuaian ada jumlah kuota di pendaftaran jalur domisili, di antaranya domisili radius dan wilayah.

Sekretaris Disdikpora Kulon Progo Nur Hadiyanto menyampaikan, terdapat penyesuaian terhadap kebijakan SPMB. Paling utama, adaptasi online pada sistem pendaftaran, yang tahun lalu belum sepenuhnya diterapkan.

Juga penyesuaian kuota jalur yang menyikapi fenomena SPMB 2025. "Perbedaanya terletak pada kuota penerimaan jalur domisili wilayah dan radius," ucap Nur, Kamis (28/5).

Baca Juga: Jaga Inflasi dan Stabilisasi Harga, 108 Ribu Warga Purworejo Terima Bantuan CPP

SPMB 2026 menegaskan penurunan kuota jalur domisili radius yang dialihkan ke domisili wilayah. Pengalihan kuota ini sebesar 10 persen untuk setiap jenjang SD dan SMP.

Penyesuaian kuota dinilai perlu diterapkan. Pasalnya, SPMB 2025 menunjukkan minimnya minat pendaftar di jalur domisili radius. Hal ini dipengaruhi tak banyak siswa yang rumahnya di dekat sekolah yan dituju.

Penyesuaian memastikan kuota domisili dapat dioptimalkan. Terutama memberikan ruang bagi pendaftar yang merupakan calon murid untuk mendaftar di domisili wilayah. Sehingga, kuota dapat terpenuhi dan memastikan siswa memanfaatkan jalur itu.

Baca Juga: Dituduh Kuasai Bisnis Tambang Secara Ilegal, Gubernur Maluku Utara Sherly TjoandaBuka Suara: "Semua Hasil Warisan dan Ada di LHKPN"

 "Tren pemanfaatan domisili radius masih minim, jadi kami longgarkan pada domisili wilayah agar dimanfaatkan pendaftar," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Disdikpora Kulon Progo Nur Wahyudi menyampaikan, kuota prestasi dipastikan tak berubah. Pasalnya, masih banyak peminat di ajlur tersebut. Terlebih pihaknya ingin memberi peluang ke siswa berprestasi untuk memilih sekolah.

 "Kami memberikan ruang di jalur prestasi agar siswa bisa memilih sekolah impian," ungkapnya. (gas/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
jalur domisili SD dan SMP Kulon Progo Disdikpora spmb