Sosialisasi Beasiswa Pendidikan Menengah di Kelurahan Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta: Dipandang sebaga Investasi Jangka Panjang bagi Daerah
Fahmi Fahriza• Kamis, 28 Mei 2026 | 07:00 WIB
ANGGARAN MENINGKAT:Sekretaris Komisi D DPRD DIY Muhammad Syafi'i mengingatkan pentingnya pendidikan sebagai investasi jangka panjang. Itu disampaikan saat sosialisasi Beasiswa Pendidikan Menengah di Pendapa Migunani Sidikan Umbulharjo, Yogyakarta. Fahmi Fahriza/Radar Jogja
JOGJA - Komisi D DPRD DIY terus mendorong pemanfaatan dana keistimewaan (danais) untuk sektor pendidikan melalui berbagai program beasiswa bagi pelajar SMA dan SMK di DIY. Program tersebut disiapkan guna membantu masyarakat kurang mampu agar tetap dapat mengakses pendidikan.“Pendidikan harus dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi daerah,” ucap Sekretaris Komisi D DPRD DIY Muhammad Syafi'i. Pandangan itu disampaikan Syafi’i saat berbicara di depan peserta sosialisasi Beasiswa Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY Tahun 2026 di Pendapa Migunani Sidikan Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta, pada Selasa (26/5/2026).Dikatakan sebagai sebuah investasi, pendidikan bukan sekadar belanja. Harapannya, dengan cara pandang itu. alokasi anggaran pendidikan bisa terus meningkat. Ini akan memberikan peluang sebesar-besarnya bagi masyarakat DIY bisa mengakses program beasiswa.
Selain beasiswa pendidikan menengah bagi siswa SMA/SMK, masyarakat juga dapat mengakses program beasiswa mahasiswa yang disediakan Pemda DIY."Kalau ada putra-putri yang sudah menjadi mahasiswa, juga bisa diajukan. Pengajuannya biasanya Januari-Februari. Beasiswa ini bagi mereka yang punya prestasi akademik maupun non-akademik dari keluarga kurang mampu. Besarnya Rp 10 juta selama satu tahun," terang Syafi’i.Dia berharap, sosialisasi berikut informasi terkait program beasiswa pendidikan menengah itu dapat tersebar luas. Dengan begitu akan semakin banyak masyarakat yang terbantu. "Semoga informasi ini bisa disebarluaskan karena sangat penting," ucapnya.
Staf Pengelola Beasiswa Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) DIY Tri Suryani menjelaskan, program beasiswa pendidikan menengah mengacu pada Peraturan Gubernur DIY Nomor 5 Tahun 2025 tentang Pedoman Pemberian Beasiswa Pendidikan.
Menurut Tri, program tersebut dapat diakses melalui sekolah maupun langsung ke kantor Disdikpora DIY. Hingga saat ini seluruh sekolah SMA/SMK di DIY juga telah mendapatkan informasi terkait mekanisme pengajuan beasiswa.
Ada tiga jenis beasiswa yang dikelola. Pertama, beasiswa Kartu Cerdas. Kedua, beasiswa putus sekolah, dan ketiga, beasiswa Jaminan Kelangsungan Pendidikan (JKP) sekolah swasta Beasiswa Kartu Cerdas diperuntukkan bagi siswa SMA/SMK penduduk DIY dari keluarga kurang mampu yang sedang menempuh pendidikan menengah.
Sedangkan beasiswa putus sekolah diberikan kepada lulusan SMP yang tidak melanjutkan pendidikan maupun siswa SMA/SMK yang terancam putus sekolah. Adapun program JKP sekolah swasta ditujukan bagi alumni SMA/SMK swasta yang ijazahnya masih tertahan akibat tunggakan administrasi sekolah.
"Biasanya untuk sekolah swasta dan berlaku bagi lulusan tahun 2024 ke bawah," jelas Tri.
Di samping itu, Disdikpora DIY juga memiliki program beasiswa Retrieval.Menyasar siswa dari keluarga kurang mampu dan berisiko putus sekolah. Melalui sosialisasi itu, Tri berharap semakin banyak siswa di DIY yang dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.
"Ini sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan di tengah berbagai tantangan di era digital," tandasnya. (iza/kus)