SURAKARTA – Universitas Duta Bangsa (UDB) Surakarta secara resmi menyelenggarakan rangkaian pembekalan intensif bagi 331 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) pada tanggal 11 hingga 12 Mei 2026.
Bertempat di Ballroom 1 Lantai 8 Universitas Duta Bangsa Surakarta, kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB ini mengusung tema strategis: "Penguatan Ekonomi dan Kesehatan Masyarakat Melalui Inovasi Potensi Lokal Kabupaten Gunungkidul." Acara ini dibuka secara resmi oleh Ketua KKN-Tematik, Ibu Puguh Ika Listyorini, S.KM., M.Kes.
Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa KKN-T kali ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya menjalankan program pengabdian standar, tetapi mampu menjadi agen perubahan yang mengoptimalkan keunggulan lokal Gunungkidul demi meningkatkan derajat kesehatan dan taraf ekonomi masyarakat setempat secara berkelanjutan.
Pada hari pertama, Senin (11/05), materi disampaikan oleh Bapak Shidik Purnomo, S.Sos., selaku Ketua Tim Bina Mental Spiritual, Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Bagian Kesra Setda Kabupaten Gunungkidul.
Beliau memberikan gambaran mendalam mengenai kebijakan daerah dan potensi budaya. Sesi dilanjutkan oleh Ibu Laili Hidayah Dwi Rini dari LPK PANDEGA yang fokus pada kesiapan mental dan manajerial mahasiswa di lapangan.
Memasuki hari kedua, Selasa (12/05), pembekalan menghadirkan Bapak Edi Prayito, Direktur Kelompok Usaha Bersama (KUB) Marta Tirtorejo, yang berbagi strategi pengembangan unit usaha desa. Selain itu, dr. Philip Avianto selaku Owner Pusat Kesehatan Tanah dan Tanaman turut memberikan wawasan inovatif mengenai kaitan antara kesehatan ekosistem tanah dengan kesehatan masyarakat secara umum.
Seluruh peserta yang berjumlah 331 mahasiswa ini dijadwalkan akan mengikuti prosesi penyerahan resmi di lokasi pengabdian pada 4 Juni 2026 mendatang.
Mereka akan diterjunkan secara tersebar di 3 Kapanewon yang mencakup 25 Kalurahan di Kabupaten Gunungkidul.
Melalui pembekalan di Ballroom 1 ini, UDB Surakarta berkomitmen mencetak mahasiswa yang siap berkolaborasi dan memberikan solusi nyata bagi pembangunan daerah.
Editor : Bahana.