Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tiga Kecerdasan Harus Dikuasai Menuju Profesionalisme Kerja, Ratusan Calon Nakes di DIY Jalani Sumpah Profesi

Agung Dwi Prakoso • Senin, 11 Mei 2026 | 20:48 WIB
SEREMONI: Agenda sumpah bersama tenaga penunjang kesehatan 2026 di Prima SR Hotel & Convention, Senin (11/5/2026). AGUNG DWI PRAKOSO/RADAR JOGJA
SEREMONI: Agenda sumpah bersama tenaga penunjang kesehatan 2026 di Prima SR Hotel & Convention, Senin (11/5/2026). AGUNG DWI PRAKOSO/RADAR JOGJA

JOGJA – Sebanyak 687 siswa calon tenaga kesehatan (nakes) dari 19 SMK kesehatan se-DIY disumpah bersama di Prima SR Hotel & Convention, Senin (11/5/2026). Dalam agenda bertajuk Sumpah Bersama Tenaga Penunjang Kesehatan 2026, para calon nakes yang profesional diminta mampu menguasai tiga kecerdasan saat menghadapi dunia kerja.

Koordinator Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Bidang Kesehatan DIY Ari Widiastuti mengatakan, ratusan calon nakes itu terdiri dari 355 tenaga penunjang keperawatan, 303 tenaga penunjang kefarmasian, 14 tenaga penunjang laboratorium medik, dan 15 perawat sosial.

“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen moral, etika profesi, dan kesiapan memasuki dunia kerja bidang kesehatan,” ujarnya saat ditemui di lokasi acara, Senin (11/5/2026).

Baca Juga: Road to MJM 2026, Bank Mandiri Dorong Dampak Sosial Berkelanjutan di Sepanjang Jalur Maraton

Melalui pembacaan sumpah bersama itu, diharapkan para siswa dapat meningkatkan kesadaran bagi calon nakes dalam bekerja secara profesional. Prosesi pengambilan sumpah dilakukan oleh dua organisasi profesi, yaitu Perkumpulan Asisten Tenaga Kesehatan Indonesia (Patkesindo) dan Ikatan Vokasi Farmasi Indonesia (IVFI).

Ketua Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY Suprihandono mengatakan, para siswa lulusan kesehatan di DIY setidaknya perlu memiliki tiga kecerdasan. Pertama, kecerdasan IQ atau pikiran, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual.

"Selain cerdas pikirannya mengenai ilmu yang sudah dipelajari di sekolah, juga harus memiliki kecerdasan emosional, peka hatinya," ujarnya.

Baca Juga: Dipicu Provokasi, Polisi Tangkap Sembilan Pelaku Pengeroyokan di Magelang yang Tewaskan Remaja

Menurutnya, kepekaan tersebut memang tidak dipelajari di kurikulum sekolah, namun hal itu harus diasah dalam kehidupan sehari-hari yang kemudian diimplementasikan dalam dunia kerja.

Sumpah yang telah diucapkan mereka merupakan janji suci sebagai landasan pengimplementasian kecerdasan spiritual.

"Bekerja itu tidak hanya sekadar nyambut gawe berangkat pagi pulang sore, pada akhirnya memperoleh penghasilan. Tetapi mempersatukan tiga kecerdasan ini," bebernya.

Baca Juga: Penyembelihan Hewan Kurban di Kota Jogja Diimbau Senafas dengan Mas Jos, Jangan Buang Sembarangan Limbah Padat dan Cair

Dia meyakini, siswa mampu menguasai tiga kecerdasan tersebut dan akan profesional dalam bekerja.

Ia juga menginformasikan bahwa persyarikatan Muhammadiyah di DIY mempunyai 47 SMK yang 25 persen di antaranya telah memiliki jurusan kesehatan.

"Bentuk dukungan kami di antaranya memberikan kebebasan sekolah untuk bisa membuka prodi kesehatan yang harus melalui izin PWM DIY," jelasnya. (oso/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Calon Nakes #Sumpah Profesi #Profesionalisme Kerja #kecerdasan #DIY