Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Persiapan SPMB Tahun Ini, SD Panggang Ikuti Juknis Dinas Pendidikan tanpa Seleksi: Ini Alasannya!

Cintia Yuliani • Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB
KOSONG: Siswa SDN 2 Sentolo beraktivitas seperti biasa walaupun beberapa bangku kosong. 
KOSONG: Siswa SDN 2 Sentolo beraktivitas seperti biasa walaupun beberapa bangku kosong. 

BANTUL - SD Panggang Bambanglipuro tidak menerapkan seleksi dalam penerimaan siswa baru pada istem penerimaan murid baru (SPMB) tahun ini, melainkan sepenuhnya mengikuti petunjuk teknis (juknis) dari dinas pendidikan dengan mempertimbangkan usia dan zonasi. 

Kebijakan ini sekaligus menegaskan komitmen sekolah inklusi untuk menerima siswa dari berbagai latar belakang tanpa tes masuk.

“Kami mengikuti juknis dari dinas, yang pertama dilihat usia, kemudian zonasi. Kami menerima anak dari segi apa pun tanpa menggunakan seleksi,” ujar Kepala Sekolah SD Panggang Parjiyatmi Kamis (16/4/2026).

Baca Juga: Pilih Hari Jumat, Pemkab Sleman Akan Berlakukan WFH Mulai Mei: Hanya untuk Pegawai Nonstruktural

Pada tahun ajaran ini, SD Panggang membuka dua kelas dengan total 56 siswa, masing-masing kelas berisi 28 anak.

Ia berharap minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di SD Panggang terus meningkat.

Parjiyatmi menambahkan, tren jumlah siswa dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan peningkatan meski tidak signifikan.

“Kenaikannya tidak tentu, tetapi tetap naik sedikit demi sedikit,” ungkapnya.

Baca Juga: Terapkan Minus Growth, BKPP Sleman Ajukan 440 Formasi CPNS

Dari sisi sarana prasarana, pihak sekolah telah mengajukan rehabilitasi ruang kelas untuk mendukung penambahan rombongan belajar (rombel).

Jika nantinya terdapat tambahan dua rombel, sekolah berencana memanfaatkan ruang yang jarang terpakai sebagai solusi sementara, termasuk memindahkan ruang kesenian gamelan.

Sementara itu, terkait tenaga pendidik, saat ini kondisi masih mencukupi. Namun jika terjadi penambahan dua rombel kelas satu, sekolah diperkirakan akan kekurangan guru kelas.

Baca Juga: SDN Tlacap Sleman Gelar Prosesi Haru Memohon Restu Orang Tua untuk Perkuat Mental Siswa Hadapi TKA dan TKAD: Begini Caranya!

“Kalau nanti dapat dua rombel, berarti kita kurang satu guru kelas,” jelasnya.

Untuk mendukung capaian akademik siswa, khususnya kelas enam, sekolah memberikan tambahan pembelajaran di luar jam pelajaran.

Materi yang difokuskan antara lain Bahasa Indonesia dan sains. Selain itu, pihak sekolah juga mendorong peran orang tua dalam mendampingi belajar anak, baik melalui bimbingan belajar maupun pendampingan mandiri di rumah.

Baca Juga: Jateng Bakal Dibangun Peternakan Sapi Perah Terbesar, Kapasitasnya Capai 30 Ribu Ekor 

Parjiyatmi menekankan pentingnya pembentukan karakter siswa selain prestasi akademik. “Selain cerdas, mereka harus berintegritas tinggi," katanya.

Menurutnya, jika seseorang pintar tetapi tidak memiliki karakter yang baik, maka percuma.

Ia pun berharap siswa yang bersekolah di SD Panggang Bambanglipuro bisa melanjutkan ke jenjang yang diinginkan dan tetap berprestasi di mana pun berada. (cin/wia

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#tanpa seleksi #sd panggang #penerimaan siswa baru #Bantul #SPMB 2026