MAGELANG - Hari pertama pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) tingkat SMP di Kota Magelang berlangsung lancar. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang pun telah menyiapkan strategi menyeluruh, mulai dari pematangan akademik siswa hingga antisipasi teknis di lapangan.
Kepala Disdikbud Kota Magelang Nurwiyono Slamet Nugroho menyebut, kelancaran ini merupakan hasil dari rangkaian persiapan yang telah dilakukan jauh hari sebelumnya.
"Kami sudah melakukan verifikasi menyeluruh, mulai dari data peserta hingga kesiapan lokasi ujian," ujarnya, Senin (6/4).
Dia mengatakan, kesiapan tidak hanya dilakukan di tingkat dinas, tetapi juga melibatkan seluruh satuan pendidikan tingkat SMP di Kota Magelang. Sekolah diberi peran aktif dalam memastikan siswa siap secara akademik maupun mental.
Satu strategi utama yang dilakukan adalah pelaksanaan tryout secara bertahap. Disdikbud tercatat telah menggelar empat kali tryout sebagai bagian dari pemantapan.
Hasil tryout tersebut, kata dia, tidak hanya dijadikan evaluasi, tetapi juga dianalisis secara mendalam oleh masing-masing sekolah. "Hasil tryout kami minta untuk dianalisis. Dari situ, sekolah bisa melakukan penajaman pada materi yang belum dikuasai siswa," jelasnya.
Baca Juga: Pihak SMA Muhammadiyah 3 Jogjakarta Bantah Lengserkan Pengurus OSIS yang Kritik MBG
Nurwiyono menambahkan, langkah ini dinilai penting untuk memastikan kesiapan siswa tidak bersifat umum. Melainkan spesifik pada kelemahan yang masih perlu diperbaiki.
Selain fokus pada aspek akademik, disdikbud juga mengantisipasi berbagai potensi kendala teknis. Terutama terkait pasokan listrik yang menjadi faktor krusial dalam pelaksanaan ujian berbasis sistem.
Koordinasi telah dilakukan dengan pihak PLN untuk memastikan suplai listrik tetap stabil selama ujian berlangsung. Sebagai langkah cadangan, sekolah juga diminta menyiapkan genset. "Kami sudah bersurat ke PLN. Di sisi lain, sekolah juga sudah kami minta menyiapkan genset sebagai antisipasi," lontarnya.
Baca Juga: Harga Plastik Naik Selangit, Pelaku UMKM di Jogja Menjerit, Rela Mengurangi Untung agar Tak Buntung
Dalam hal materi ujian, disdikbud memastikan soal TKA disusun oleh tim berkompeten dengan mempertimbangkan standar kualitas. Soal tidak hanya menguji kemampuan dasar, tetapi juga dirancang berbasis high order thinking skills (HOTS) yang menuntut kemampuan analisis dan penalaran siswa.
Dia menyebut, TKA tahun ini menjadi pelaksanaan perdana di Kota Magelang. Meski demikian, disdikbud tetap memasang target tinggi terhadap capaian hasil siswa. Nurwiyono berharap, melalui persiapan yang matang, Kota Magelang mampu bersaing dan meraih hasil terbaik di tingkat Jawa Tengah.
"Walaupun ini pertama kali, kami tetap optimistis bisa memberikan hasil terbaik," ucapnya. (aya/pra)
Editor : Heru Pratomo