Kegiatan ini merupakan bagian dari program hibah International Research Network Program EQUITY: The Impact Rankings 2025.
Kegiatan penelitian dilakukan di provinsi produsen beras utama Indonesia, yaitu Jawa Tengah dan Jawa Timur, mengenai efisiensi dan daya saing beras.
Beras sebagai komoditas strategis memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan nasional.
Namun, hingga saat ini daya saing beras Indonesia di pasar global masih relatif rendah, yang ditunjukkan oleh harga beras domestik yang cenderung lebih tinggi dibandingkan harga beras internasional.
Kabupaten Ngawi yang merupakan sentra produksi padi unggulan di Jawa Timur dipilih sebagai salah satu lokasi penelitian untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi produksi, efisiensi usaha tani, serta tantangan yang dihadapi petani di lapangan.
Tim peneliti dari UNS yang terdiri dari Ernoiz Antriyandarti, Evi Gravitiani, Umi Barokah, Susi Wuri Ani dan dibantu Wiwit Rahayu melakukan observasi langsung, pengumpulan data primer, serta diskusi dengan petani, penyuluh, pemerintah (Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian) dan pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efisiensi usaha tani dan daya saing beras.
Hasil pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa petani masih menghadapi tantangan berupa tingginya biaya produksi.
Penelitian ini juga mengambil pembelajaran dari keberhasilan Vietnam dalam meningkatkan daya saing berasnya di pasar global.
Penelitian ini tidak hanya berfokus pada kondisi Indonesia, tetapi juga mengkaji strategi yang diterapkan di Vietnam untuk diadaptasi sesuai dengan konteks nasional.
Melalui pendekatan komparatif ini, diharapkan dapat dirumuskan model dan rekomendasi kebijakan yang lebih adaptif.
Selain itu, penelitian ini juga sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan 2 (Tanpa Kelaparan), tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Hasil dari kegiatan riset ini akan didiskusikan lebih lanjut bersama mitra di
Vietnam untuk merumuskan strategi peningkatan efisiensi usaha tani dan daya saing beras yang dapat diimplementasikan di Indonesia.
Penelitian ini didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Editor : Bahana.