Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Satukan Hati di GSP, Temu Alumni Akbar Lustrum XVI Kenang Cerita Yang Tidak Akan Pernah Layu

Rizky Wahyu Arya Hutama • Minggu, 8 Februari 2026 | 12:24 WIB

 

Keterangan, Salah satu penampilan kethoprak lintas generasi di acara Lustrum XVI Temu Alumni Akbar FK-KMK UGM di GSP, Sabtu (7/2) malam.
Keterangan, Salah satu penampilan kethoprak lintas generasi di acara Lustrum XVI Temu Alumni Akbar FK-KMK UGM di GSP, Sabtu (7/2) malam.
SLEMAN - Nuansa melankolis sekaligus penuh energi menyelimuti Gedung Graha Sabha Pramana (GSP) UGM, Sabtu malam (7/2).

Ribuan pasang mata lintas generasi kembali bersitatap, memutar kembali memori masa-masa perjuangan di lorong-lorong Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM.

Malam Temu Alumni Akbar Lustrum XVI ini bukan sekadar seremoni lima tahunan. Mengusung tema 'Cerita Kita Tak Berlalu, Satukan Hati, Kuatkan Langkah,' hajatan besar ini digawangi oleh kolaborasi apik angkatan 1989, 1990, dan 1991 yang menamakan diri mereka The Golden Three (TGT).

Ketua Panitia Malam Temu Alumni Suhardjanto menjelaskan, acara Malam Temu Alumni ini sebagai titik temu antara perjuangan masa lalu dan harapan masa depan.

Menurutnya, alumni bukan sekadar deretan gelar akademis, melainkan keluarga besar yang siap menebar manfaat.

"Malam ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan titik temu dari perjuangan dan kenangan. Kami ingin malam ini menjadi ruang kebahagiaan yang mengukir kesan tak terlupakan," ucapnya dalam sambutan.

Tak hanya sekadar kangen-kangenan, TGT menunjukkan kelasnya sebagai mitra strategis almamater. Secara simbolis, mereka menyerahkan donasi sebesar Rp 200 Juta untuk renovasi interior auditorium FK-KMK.

Tak berhenti di sana, kepedulian sosial juga ditunjukkan melalui penggalangan dana bagi korban bencana di Sumatra serta anjangsana ke dosen-dosen sepuh.

Dekan FK-KMK UGM, Prof. dr. Yodi Mahendradhata, M.Sc., Ph.D., FRSPH, mengaku terharu dengan semangat guyub rukun yang ditunjukkan para alumni.

Baginya, melihat alumni dari angkatan paling senior hingga paling muda berkumpul dalam satu ruangan rasanya seperti pulang ke rumah.

"Cerita yang kita lalui dulu memang tidak pernah benar-benar pulang. Di sepanjang perjalanan menuju usia fakultas yang ke-80 tahun ini, meski berada di berbagai penjuru, alhamdulillah kita tetap manunggal," tegasnya.

Tak hanya itu, nada optimisme juga datang dari Rektor UGM, Prof Ova Emilia yang turut memberikan sambutan di acara Malam Temu Alumni Akbar Lustrum XVI FK-KMK UGM ini. Menurutnya, jejaring profesional yang kuat antar-alumni akan membentuk ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.

"Tetaplah menjadi alumni yang guyub, rukun, dan migunani. Viva Medika," cetusnya.

Senada dengan itu, Ketua Kagamadok, Dr. dr. Darwito, SH, Sp.B.Subsp.Onk(K), menekankan prinsip persiduluran sak lawase.

Ia mengingatkan bahwa pertemanan yang ditempa sejak masa kuliah tidak boleh lekang oleh zaman.

"Marilah kita tetap bersatu, satukan langkah, kita bergerak menuju kebersamaan," tandasnya.

Selain menjadi ajang reuni, Temu Alumni Akbar Lustrum XVI juga menampilkan beberapa kesenian yang menarik. Suasana semakin pecah saat panggung GSP digoyang oleh penampilan ketoprak humor lintas angkatan dan line dance.

Puncaknya, kehadiran Diva Titi DJ dan Ndarboy Genk sukses mengajak para Dokter untuk sejenak melepas jas putih mereka untuk bernyanyi bersama, merayakan persahabatan yang tak lapuk oleh zaman. (ayu)

Editor : Bahana.
#UGM #Yogyakarta #temu alumni #gsp