Acara tersebut bertema Seminar Konten Kreator Muda 'Berani Bikin Konteng Bareng Roy Muhamad'.
Penyelenggaraan kegiatan tersebut didorong oleh pihak sekolah dan juga kelompok dari Corner Media yang menemukan bahwa, dengan cepatnya kemajuan sosmed.
Kemajuan sosmed mondorng murid harus mengerti cara mengikuti zaman. Salah satunya ikut serta dalam membuat konten.
Maka dari itu kedua belah pihak akhirnya sepakat dengan mengadakan seminar di sekolah tersebut.
Konten kreator yang dipilih dan disetujui oleh kedua belah pihak adalah Roy Muhammad.
Dipilihnya Roy Muhammad sebaga pembicara dikarenakan kedekatan konten dengan anak-anak muda.
Salah satu konten dari Roy Muhammad yang banyak diketahui anak muda di Indonesia adalah konten, perihal edukasi orang-orang dengan cara berbahasa inggris yang baik dan benar.
“Anak muda sekarang sudah harus go international. Maka dari itu kami rasa konten pembelajaran berbahasa Inggris yang dibungkus dengan gaya yang asyik dan tidak membosankan pasti sering lewat Fyp. Dan ternyata benar anak sekolah suka dan sudah mengikuti konten dari Mas Roy Muhammad," ujar ketua kelompok Corner Media, Sergio Da Costa ditemui beberapa waktu lalu (14/11/2025 ).
SMK BOPKRI 1 Yogyakarta berpandangan pentingnya seminar tentang pembuatan konten terhadap murid terutama pada mereka yang memiliki jurusan bersinggungan dengan tema seminar tersebut .
Salah seorang guru pembimbing mejelaskan murid, pihak sekolah sudah memberikan teori kepada para murid.
Diharapkan murid mengerti apa yang harus disiapkan untuk bertahan mengikuti kemajuan zaman dalam sosmed.
"Atas pandanan tersebut pihak sekolah setuju dengan ide acara Corner Media dari Universitas Amikom Yogyakarta," ujar pihak sekolah.
Dalam acara seminar tersebut murid murid tidak hanya pasif menonton, namun pihak Corner Media juga mengadakan sesi tanya jawab yang bertujuan untuk memancing pertanyaan murid.
Menurut Sergio acara seminar akan sia-sia jika hanya berbentuk teori tanpa melibatkan murid.
Karena pada dasarnya acara seminar tersebut memang untuk memberikan informasi dan juga memancing minat para murid untuk membuat konten.
Untuk mendukung statementnnya, Sergio secara pribadi memberikan hadiah untuk murid yang berani atau tertarik untuk maju ke depan menjawab pertanyaan dan tantangan yang diberikan oleh pihak tim Corner Media.
“Hadiah yang saya pilih pribadi ini adalah sebuah action figure yang harus dirakit terlebih dahulu. Barang tersebut saya pilih dengan maksud melambangkan bahwa seminar hari ini merakit atau membangun diri murid yang sudah berani maju ke depan," ujarnya.
Semua pihak yaitu SMK BOPKRI 1 Jogja dan Corner Media maupun Roy Muhammad berharap bahwa materi yang sudah diberikan bisa berguna sebagai pembelajaran ataupun bekal murid.
Editor : Bahana.