Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Rerata Hasil TKA Rendah, Bukti Kemerosotan Kemampuan Akademik Siswa

Magang Radar Jogja • Selasa, 30 Desember 2025 | 20:42 WIB
Tes Kemampuan Akademik.
Tes Kemampuan Akademik.

RADAR JOGJA - Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa sekolah menengah atas dan sederajat di Indonesia telah dibuka kepada publik pada Jumat (26/12/25) melalui laman tka.kemendikdasmen.co.id/hasiltka.

Ini merupakan bentuk transparansi penyelenggara tes kepada publik.

Data tersebut menunjukkan bahwa rerata nilai mata pelajaran wajib dan mata pelajaran pilihan tidak mencapai nilai 60 dalam skala 1 sampai 100.

Nilai rerata rendah terutama terkait mata pelajaran pilihan bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) serta bahasa asing.

Rendahnya nilai rerata TKA jenjang sekolah menengah atas dan sederajat di Indonesia bukan gejala kemerosotan akademik yang secara tiba-tiba.

Keadaan ini merupakan cerminan dari persoalan struktural yang telah lama mendekam sejak sekolah dasar.

Kemudian, rerata nilai TKA mata pelajaran wajib amatlah rendah.

Nilai rerata itu adalah Bahasa Indonesia (54,21), Matematika (35,35), Bahasa Inggris (23,19).

Adapun juga untuk hasil rerata TKA dari mata pelajaran pilihan terkait bidang STEM yaitu Biologi (53,90), Matematika Lanjut (39,35), Fisika (36,57), dan Kimia (35,42).

Dalam bidang sosial humaniora (Soshum), rerata nilai mata pelajaran menunjukkan angka lebih baik daripada bidang STEM.

Hal ini terlihat dari capaian mata pelajaran Antropologi (70,05), Geografi (69,22), Bahasa Indonesia Lanjut (67,20), Sejarah (61,46), PPKn (59,85), Sosiologi 58,71), serta Proyek Kreatif dan Kewirausahaan (53,59).

Namun, untuk mata pelajaran Ekonomi memiliki nilai rerata terendah, yaitu 31,20.

Selanjutnya, dalam bidang bahasa asing, rerata tertinggi dicapai oleh mata pelajaran Bahasa Arab (64,34) dan Bahasa Jepang (55,73).

Sementara yang lainnya tetap rendah dibawah 50, yaitu Bahasa Inggris Lanjut (44,90), Bahasa Jerman (39,18), Bahasa Perancis (36,13), Bahasa Mandarin (30,95), dan Bahasa Korea (24,74).

Hasil tersebut secara psikometrik patut dipertanyakan, termasuk pola skor TKA Matematika dalam hal ini juga selaras dengan prediksi berbagai sumber lain.

Hasil TKA merupakan indikator dasar dalam menganalisis historisitas kebijakan pendidikan.

Hasil TKA yang rendah tidak seharusnya dijadikan sebagai indikator kemerosotan yang mendadak, tetapi lebih dari itu merupakan cerminan dari masalah struktural yang telah mendekam sejak lama. (Ahmad Yinfa Cendikia)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#kemampuan akademik #tes #Siswa #Pendidikan #Hasil TKA