Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kurangi Sampah Rumah Tangga, Ribuan Mahasiswa Baru UNISA Jogja Bagikan Lorong Sisa Dapur (Losida)

Agung Dwi Prakoso • Senin, 15 September 2025 | 18:11 WIB
Maba UNISA Yogyakarta menanam losida di padukuhan Cambahan, Nogotirto, Sleman. Upaya mengurangi sampah rumah tangga, Senin (15/9/2025).
Maba UNISA Yogyakarta menanam losida di padukuhan Cambahan, Nogotirto, Sleman. Upaya mengurangi sampah rumah tangga, Senin (15/9/2025).

SLEMAN - Ribuan mahasiswa Universitas Aisyiyah (UNISA) turun ke desa, Senin (15/9). Mereka mendatangi rumah warga di beberapa padukuhan sekitar Kampus UNISA Yogyakarta. Mereka membagikan lorong sisa dapur (Losida) sebagai salah satu upaya penanganan sampah di Jogja. 

"Total ada sekitar 2000 mahasiswa yang mengikuti aksi sosial Sapa Warga," ujar Rektor UNISA Warsiti saat ditemui di Kampus UNISA Yogyakarta, Senin (15/9/2025). 

Mayoritas peserta merupakan mahasiswa baru angkatan 2025. Mereka diajak untuk peka dan peduli terhadap permasalahan sampah, khususnya lingkungan terdekat dengan kampus mereka. UNISA sebagai kampus yang berwawasan kesehatan mempunyai komitmen berkontribusi dalam penyelesaian persoalan tersebut melalui inovasi losida.

"Losida adalah sebuah inovasi sederhana yang berfungsi sebagai media penguraian sampah organik menjadi pupuk," bebernya. 

Losida dibuat langsung oleh para mahasiswa baru. Dalam agenda itu, losida ditanam di pekarangan rumah masyarakat sebagai alat sederhana pengolahan sampah organik menjadi pupuk. 

"Ditanam di permukaan tanah yang terdapat tanaman di sekelilingnya, sehingga proses penguraian sampah menjadi pupuk dapat berjalan optimal," jelasnya. 

Beberapa wilayah yang disasar meliputi Dusun Nogosaren, Nogotirto, padukuhan Cambahan dan Pundung sebagai lokasi awal penyebaran manfaat.

Kepala Dusun Cambahan Solihin Nurcahyo mengatakan apa yang dilakukan mahasiswa tersebut dapat membantu mengurangi sampah di wilayahnya. Ia berharap program semacam itu terus bisa dilakukan mengingat sampah rumah tangga menjadi persoaln utama di wilayahnya. 

"Sampah sisa makanan sangat banyak dari rumah tangga, harapannya aksi mahasiswa ini bisa membantu menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat," ujarnya. 

Losida, lanjutnya, merupakan sarana edukasi juga kepada masyarakat.

Rencananya, setiap tiga rumah akan memiliki satu losida. Harapannya, kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dapat meningkat dan lingkungan menjadi lebih sehat dan bersih. (oso) 

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#unisa #losida #Unisa Jogja #Lorong sisa dapur #mahasiswa baru