Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Marak Terjadi Demonstrasi, Pembelajaran Satu Sekolah Muhammadiyah di Sleman akan Dialihkan Daring

Delima Purnamasari • Minggu, 31 Agustus 2025 | 21:13 WIB

Ilustrasi siswa Muhammadiyah
Ilustrasi siswa Muhammadiyah
SLEMAN - Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY mengeluarkan surat edaran 015/EDR/II.4/F/2025 tertanggal pada Sabtu (30/8).

Ini untuk merespons demonstrasi di berbagai tempat yang memunculkan kekhawatiran akan terjadinya hal yang tidak diinginkan.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sleman Harjaka menyebut, salah satu poin di surat tersebut adalah memberi perhatian pada sekolah atau madrasah yang berada di lingkungan dengan tingkat kerawanan tinggi.

Sehingga pada Senin (1/9) dapat menerapkan pembelajaran daring terbimbing.

"Di Sleman hanya satu yang terdampak. SD Muhammadiyah Condongcatur," terangnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Minggu (31/8).

Dia menerangkan, dalam pembelajaran ini murid belajar dari rumah dengan bimbingan dan pengawasan orang tua.

Sementara guru dan tenaga pendidikan melaksanakan tugas secara work from home. Mereka senantiasa memantau keberlangsungan pembelajaran daring.

Sementara kepala sekolah atau madrasah juga diminta untuk mengatur piket pegawai keamanan dalam menjaga aset. Utamanya dari hal yang tidak diinginkan.

Untuk sekolah lain di Bumi Sembada pembelajaran tetap berjalan sebagaimana biasa.

Namun, tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan eskalasi kerawanan dampak situasi politik akhir-akhir ini.

"Sekolah diminta memberi edukasi agar murid tidak mudah terprovokasi," tambahnya.

Hal tersebut terutama dalam kegiatan-kegiatan demonstrasi yang menjurus kepada tindak anarkis dan membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Sekolah juga diminta memberi imbauan agar orang tua atau wali murid menjemput putranya. Sekaligus, menghindari titik-titik yang menjadi tempat berumpulnya massa. (del)

Editor : Bahana.
#Muhammadiyah #sekolah daring