Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

DPAD DIY Gelar Festival Literasi Jogja 2025, Hadirkan Penulis, Komunitas, hingga Pertunjukan Seni

Fahmi Fahriza • Sabtu, 5 Juli 2025 | 04:21 WIB
Kepala Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Informasi DPAD DIY Dewi Ambarwati
Kepala Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Informasi DPAD DIY Dewi Ambarwati

 

JOGJA - Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY untuk kali pertama akan menggelar Festival Literasi Jogja 2025, sebuah perayaan budaya baca dan gerakan literasi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Festival ini akan berlangsung lima hari (Rabu-Minggu, 9-13 Juli), di kawasan Depo Arsip DPAD DIY.


Mengusung tema Membaca, Berdaya, dan Sejahtera, festival dirancang sebagai ruang bersama untuk menyemai semangat membaca, memperluas akses pengetahuan, serta merayakan keberagaman ekspresi literasi di Jogjakarta.


Kepala Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Informasi DPAD DIY Dewi Ambarwati menjelaskan, literasi memiliki keterkaitan erat dengan kesejahteraan sosial masyarakat.


"Kami ingin mengajak masyarakat memandang membaca sebagai jalan pemberdayaan diri menuju kehidupan yang lebih baik," katanya saat ditemui di kantor DPAD DIY, kemarin (4/7).


Disebutkan, festival ini akan menghadirkan ratusan penulis, puluhan komunitas literasi, serta berbagai institusi dan lembaga pemerintah. Rangkaian kegiatan yang ditawarkan meliputi seminar, bincang buku, bedah karya, gelar mocopat, talkshow publik, lomba, serta berbagai pertunjukan seni.


Festival Literasi Jogja 2025 akan dibuka langsung Kepala Perpustakaan Nasional Prof. E. Aminudin Aziz. Gelaran ini terlaksana berkat kolaborasi lintas lembaga seperti Perpusnas, DPAD DIY, Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) DIY, Dinas Kebudayaan DIY, serta Balai Bahasa Yogyakarta.


Dalam pelaksanaannya nanti, IKAPI DIY juga akan menghadirkan bazar buku dengan diskon hingga 80 persen, sekaligus mengundang penulis-penulis untuk menyapa langsung para pembaca. Selain itu, sejumlah tokoh literasi nasional dan lokal juga akan hadir seperti Fahrudin Faiz, Eko Triono, Buldanul Khuri, dan Ida Fajar Priyanto.


"Festival ini adalah wujud komitmen kami untuk memperluas akses literasi bagi semua orang," tegas Dewi.


Dewi mengungkapkan, semarak festival akan semakin terasa dengan hadirnya pentas seni literasi. Mulai dari pembacaan puisi, musikalisasi karya sastra, pertunjukan teater, hingga konser dangdut klasik bersama Janema yang akan tampil di malam pembukaan.


Acara akan ditutup dengan pertunjukan Teater Sedut Senut. "Literasi tidak hanya hidup di perpustakaan, tapi juga harus hadir di ruang publik, hingga komunitas," paparnya.


Ke depan Dewi berharap festival ini bisa menjadi agenda tahunan yang terus berkembang dan melibatkan lebih banyak kalangan. Tidak hanya menyasar kalangan pelajar atau mahasiswa, tetapi juga anak-anak, orang dewasa, hingga orang dewasa dari berbagai latar belakang.


"Festival Literasi Jogja hadir sebagai upaya memperkuat ekosistem literasi, sekaligus menjadikannya gerakan kultural yang inklusif dan menyenangkan," tandasnya. (iza/laz)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#dinas kebudayaan #Festival Literasi Jogja #DPAD DIY #Dewi #literas #talkshow #Jogja