RADAR JOGJA - Sebanyak 254 calon mahasiswa dari berbagai daerah mengikuti tes keterampilan dalam rangka seleksi Jalur Penelusuran Bibit Unggul Berprestasi (PBUB) 2025 yang diselenggarakan UGM. Ujian dilangsungkan di GOR Pancasila dan sejumlah lokasi lain di lingkungan UGM.
Wakil Rektor UGM Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni Dr Arie Sujito menjelaskan, jalur PBUB ditujukan bagi siswa-siswa yang berprestasi di bidang olahraga, seni, dan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek), sesuai program studi yang dipilih.
"Jalur ini merupakan bagian penting dari upaya UGM membuka ruang bagi siswa berprestasi untuk melanjutkan studi di kampus ini," ujar Arie di UGM, kemarin (27/6).
Arie menambahkan, UGM sebagai kampus kerakyatan berkomitmen terus mendukung pengembangan bakat dan keahlian calon mahasiswa. Jalur PBUB, bukan hanya tentang proses seleksi masuk, tetapi juga bagaimana UGM menjadi ruang yang subur bagi pertumbuhan potensi mereka. "Kita ingin kampus ini menjadi tempat berkembangnya potensi dan keragaman mahasiswa," tegasnya.
Diakui, tes keterampilan PBUB meliputi 32 bidang, mulai dari cabang olahraga seperti basket, sepak bola, hoki, panahan, kempo, selam, hingga e-sport. Untuk bidang seni dan budaya, peserta diuji dalam fotografi, tari, seni musik, karawitan gaya Jogjakarta, seni suara, orkestra, teater, hingga lomba keagamaan seperti MTQ dan Pesparawi.
Sementara itu, perwakilan panitia sekaligus pengawas uji keterampilan Dr Rury Eprilurahman menegaskan, seluruh peserta wajib mengikuti tes ini sebagai bagian dari komponen penilaian seleksi PBUB. "Ujian dilakukan secara proporsional, mempertimbangkan kekuatan dan potensi setiap peserta," katanya.
Lebih lanjut ia juga memastikan seluruh rangkaian seleksi dilaksanakan tanpa pungutan biaya, dengan pengawasan ketat dan pengaturan teknis yang terstruktur. "Pembagian peserta berdasarkan bidang keahlian masing-masing, dengan pengarahan teknis dari panitia," bebernya.
Secara garis besar, lewat jalur PBUB ini ia berharap akan semakin banyak siswa berprestasi dari berbagai latar belakang yang bisa mengembangkan potensinya di kampus yang menjunjung nilai-nilai kebangsaan, prestasi, dan kerakyatan. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun