BANTUL - Penerapan sistem token dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP di Kabupaten Bantul tahun ini berjalan tanpa kendala berarti. Meski sempat muncul isu ribuan siswa tidak mengajukan akun, Dinas Pendidikan setempat memastikan proses berjalan sesuai jalur.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bantul Titik Sunarti mengatakan, tidak ada kendala berarti selama proses pendaftaran berlangsung. Hanya saja terdapat orang tua yang ingin membatalkan hasil seleksi jalur prestasi dan mendaftar ulang di jalur domisili. "Secara aturan sudah tidak bisa, karena telah diterima di salah satu jalur," ujar Titik, Rabu (26/6).
Terkait informasi adanya 3.000 siswa yang tidak mengajukan akun SPMB, Titik menegaskan kabar itu tidak benar. Menurutnya, siswa yang tidak mendaftar akun mayoritas sudah diterima di sekolah lain. "Yang tidak mengajukan karena telah diterima di sekolah di kabupaten lain atau pondok pesantren,” tambahnya.
Ia juga menyebutkan pada Jumat pekan lalu sempat ditemukan sejumlah akun yang belum diverifikasi maupun belum diajukan. Namun hal itu tidak menjadi kendala karena waktu pendaftaran diperpanjang hingga pukul 14.00. "Sekarang sudah beres. Itu kasus dulu. Jumlahnya kami tidak mendata karena telah terselesaikan,” jelasnya. (cr2/laz)
Editor : Herpri Kartun