Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Peluncuran Aplikasi Rumah Pendidikan Bakal Mengganti Platform Merdeka Mengajar, Ini Penjelasan Kemendikbudristek!

Meitika Candra Lantiva • Kamis, 30 Januari 2025 | 18:21 WIB
Aplikasi Rumah Pendidikan.
Aplikasi Rumah Pendidikan.

 

RADAR JOGJA - Dunia pendidikan punya inovasi baru sebagai platform pengganti Merdeka Mengajar.

Seperti yang diketahui, penggunaan platform Merdeka Mengajar sebelumnya menuai berbagai keluhan dan kritikan dari para guru terkait penggunaan dan pemanfaatannya.

Namanya aplikasi Rumah Pendidikan, yang diperkenalkan pada Januari 2025.

Aplikasi ini merupakan hasil pengembangan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Mengutip kanal YouTube Rumah Belajar Kemdikbud, Kepala Pusat Data dan Informasi Yudhistira Nugraha menjelaskan, Rumah Pendidikan bagian dari program Quick Win yang menjadi prioritas utama Presiden Prabowo.

"Rumah Pendidikan mendukung program Quick Win prioritas presiden," jelasnya dalam kanal tersebut.

Platform Rumah Pendidikan dikembangkan dengan berbagai peningkatan, baik dalam hal fitur maupun pengalaman pengguna, guna lebih memenuhi kebutuhan penggunanya.

Apa saja fitur-fitur yang ditawarkan aplikasi Rumah Pendidikan ini? 

1. Tampilan lebih mudah digunakan serta fiturnya lebih lengkap.

Rumah Pendidikan bertujuan untuk lebih mendukung kegiatan belajar-mengajar secara efektif.

2. Fitur utama aplikasi Rumah Pendidikan berbasis digital, dirancang guna memberikan akses yang lebih mudah terhadap pendidikan daring.

3. Aplikasi ini mengintegrasikan beragam materi pembelajaran.

4. Memiliki fitur interaktif yang dapat dimanfaatkan oleh siswa dan tenaga pengajar.

5. Terdapat delapan ruang utama yang dirancang untuk berbagai kebutuhan yang mencakup guru, sekolah, siswa, orang tua, dan pihak lainnya.

Yudhistira  mengatakan, setiap ruang dalam aplikasi ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih efektif, kolaboratif, serta terhubung secara menyeluruh antara seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

"Sehingga lebih praktis," ujarnya.

Adapun delapan ruang utama dalam aplikasi Rumah Pendidikan tersebut, yakni sebagai berikut!

 

1. Ruang GTK: Menyediakan berbagai materi pembelajaran, pelatihan, serta forum diskusi bagi para guru.

2. Ruang sekolah: Menyediakan data dan informasi terkait sekolah, termasuk administrasi serta pengelolaannya.

3. Ruang bahasa: Memfasilitasi pembelajaran bahasa dengan berbagai materi serta latihan bahasa asing.

4. Ruang murid: Memberikan akses terhadap materi belajar dan tugas, mendukung pembelajaran mandiri bagi siswa.


5. Ruang pemerintah: Menyediakan informasi mengenai kebijakan serta pemantauan pendidikan guna memudahkan proses evaluasi.


6. Ruang mitra: Mewadahi kerja sama antara pemerintah dengan lembaga pendidikan serta organisasi non-pemerintah.


7. Ruang publik: Menyediakan informasi terkini serta berita mengenai dunia pendidikan.

8. Ruang orang tua: Memungkinkan orang tua untuk memantau perkembangan belajar anak mereka dan terlibat dalam proses pendidikan.


Kendati begitu, penggunaan aplikasi ini tak lepas dari tantangan yang ada dalam penerapan Rumah Pendidikan.

Antara lain, perkunya upaya sosialisasi yang lebih masif dan maksimal bagi para guru maupun pengguna lainnya. Sehingga pemanfaatannya bisa lebih optimal.

ketersediaan teknologi serta pemahaman pengguna, khususnya para pendidik, terhadap fitur-fitur yang tersedia.

Menurutnya, ketersediaan infrastruktur teknologi yang memadai tak lepas dari faktor penentu, agar aplikasi ini dapat diakses oleh seluruh pihak, terutama di daerah-daerah terpencil.

Dengan fitur-fitur yang lengkap serta tampilan yang ramah pengguna, aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan serta memperluas akses pembelajaran bagi semua kalangan.

Sehingga peluncuran aplikasi Rumah Pendidikan ini dapat menjadi langkah maju dalam upaya digitalisasi pendidikan di Indonesia.  

 
Editor : Meitika Candra Lantiva
#Kemendikbudristek #pembelajaran daring #Peluncuran Aplikasi Rumah Pendidikan #aplikasi #Guru #fitur #Siswa #Mengganti Platform Merdeka Mengajar #tantangan #Rumah Pendidikan #Aplikasi Rumah Pendidikan